Akurat Logo

BNPB Wanti-wanti Masyarakat Bahaya Hidrometeorologi

Okto Rizki Alpino | 1 Juni 2021, 16:13 WIB
BNPB Wanti-wanti Masyarakat Bahaya Hidrometeorologi

AKURAT.CO, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat mewaspadai bencana alam akibat kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia. 

BMKG telah merilis wilayah dengan potensi bencana hidrometeorologi. Antara lain wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku.

Selain ancaman bahaya bencana di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. BMKG melansir potensi prakiraan tinggi gelombang pada dua hari ke depan sebagai berikut. 

Gelombang laut dengan ketinggian 2,5–4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat. Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian 4 – 6 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Karena itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor. 

"Keluarga dapat mempersiapkan bersama komunitas dalam mengantisipasi dan mencegah bahaya tersebut," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam siaran persnya, Selasa (1/6/2021). 

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mencatat bahwa siklon Tropis Choi-Wan saat ini memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar sistem siklon mencapai 65 km/jam. 

“Diperkirakan dalam periode 24 jam ke depan, intensitas siklon tropis Choi-Wan akan mengalami peningkatan intensitas dengan arah gerak terus menjauhi wilayah Indonesia,” ujar Guswanto dalam keterangannya kemarin.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
B
Editor
Badri