Hari Pramuka 2020: Prangko dengan Tema Kepanduan Banyak Diminati Kolektor

AKURAT.CO, 14 Agustus tiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pramuka di Indonesia. Tahun ini, peringatan Hari Pramuka berbeda dari tahun-tahun sebelumnya sebab digelar di tengah pandemi corona.
Selama pandemi, muncul tren baru di kalangan aktivis kepramukaan. Yakni, mengoleksi prangko bertema Kepanduan.
Tak hanya prangko saja, Carik Kenangan, Sampul Hari Pertama, Sampul Peringatan, Sampul Surat, Kartupos atau benda keluaran administasi pos merupakan benda filateli. Benda filateli tema Kepanduan tak hanya diminati kolektor Indonesia saja tetapi juga internasional baik anggota kepanduan di negaranya masing-masing atau masyarakat umum.
Bambang Pamungkas, aktivis pramuka sekaligus pembina pramuka di Yogyakarta misalnya. Ia telah mengoleksi benda filateli seri kepanduan sejak SMP atau tingkat Penggalang.
"Saya meminati prangko atau benda filateli saat saya ikut uji kecakapan khusus pramuka dan keterusan sampai sekarang dan saya saat ini mengarahkan kepada para binaan saya untuk mengikuti uji kecakapan tentang filateli di pramuka," ungkapnya.
Lain halnya Sudjono AM, Pembina Pramuka di Pekanbaru, Riau yang telah bermukim di Jakarta serta masih berkegiatan di Gugus Darma Pramuka mengajak belajar kembali dengan benda unik dan spesial yaitu prangko.
"Selama saya di rumah saja dan mengisi waktu purna, saya mengajak para aktivis dan peserta didik pramuka yang saya kenal di beberapa kota di Indonesia untuk menata kembali koleksi filateli dan belajar lagi dan mengkhususkan tema pramuka dan diskusi aktif diikuti secara daring. Agar para pramuka kembali menjadikan filateli juga sebagai hobi yang asyik serta positif," ungkap Sudjono.
Di sisi lain, Gita Noviandi, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Filatelis Indonesia berhasil membawa pulang Medali Emas di Singapura tahun 2016 bertema pramuka dengan judul koleksi 'One World, One Promise'.
"Saya mengoleksi benda filateli hampir seluruh dunia dan tentang pramuka. Dimulai dari benda filateli yang menunjukkan mulai dari sejarah kepanduan, Bapak Pandu Sedunia Lord Baden Powell, Bapak Pandu Indonesia Sri Sultan Hamengku Buwono IX, kecakapan pramuka, aktivitas dan nilai nilai positif pramuka melalui benda filateli," papar Gita Noviandi yang berdomisili di Bandung.
Indonesia sangat sering menerbitkan prangko seri Pramuka karena mengingat pentingnya Kepanduan di Indonesia. Seri kepanduan Indonesia atau pramuka tercatat telah terbit 19 kali dari mulai tahun 1955-2019. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa
- 10Prabowo: Kesejahteraan Jangan Hanya Jadi Slogan, Penghasilan Rakyat Harus Meningkat Nyata




