Dukung Pj Gubernur Soal Pendatang Masuk Jakarta, PITA: Bisa Tekan Kriminalitas
AKURAT.CO, Ketua Umum Pemuda Cinta Tanah Air (PITA), Ervan Purwanto menilai pernyataan Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengenai saran bagi pendatang baru dari daerah harus punya pekerjaan dan tempat tinggal merupakan ikhtiar mewujudkan kemaslahatan untuk bersama.
"Saya kira tidak ada yang salah dengan yang disampaikan Pak Heru. Kalau masih belum ada tujuan yang jelas sebaiknya tahan dulu, mapping dulu ke apa yang akan ditargetkan kalau diam di Jakarta, bahkan tinggal di daerah lain juga begitu kan?. Artinya, saran itu memang demi kemaslahatan," ujar Ervan di Jakarta, Sabtu (6/5/2023).
Ervan menyebutkan, saran Heru tersebut bisa jadi cara untuk menekan angka kriminal yang diakibatkan oleh keterpaksaan untuk menyambung hidup.
Selain itu, kata Ervan, saran Heru merupakan upaya mengantisipasi lonjakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang kerap terjadi usai arus balik Lebaran akibat tidak memiliki pekerjaan atau tidak mampu mengontrak tempat tinggal.
"Itu sangat rasional, mungkin tidak hanya berlaku untuk di Jakarta, siapapun ketika akan urban ke kota besar lainnya kalau tidak direncanakan dan disiapkan dengan matang tentu resikonya sangat besar," sebutnya.
Sebelumnya, Heru Budi Hartono mempersilakan setiap warga dari luar daerah untuk mencari urban ke Jakarta. Akan tetapi, Heru meminta agar sudah ada pekerjaan dan tempat tinggal yang dibidik di Jakarta.
"Pemerintah Provinsi DKI sebenarnya mempersilakan siapapun masyarakat yang ingin mencari kehidupan ataupun pekerjaan di DKI. Yang paling utama adalah bagaimana para pendatang menaati rambu-rambu sosial, rambu-rambu kehidupan yang ada di DKI," kata Heru di Jakarta, Minggu (30/4).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta, Budi Awaluddin juga mengimbau pendatang baru untuk mempersiapkan persyaratan jaminan tempat tinggal dan jaminan pekerjaan agar dapat hidup secara layak di Jakarta.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




