Anies Targetkan 3 Tahun Mendatang Ketersediaan RTH di DKI Capai 30 Persen

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap target kerjasamanya dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait revitalisasi kawasan Kemayoran. Anies mengatakan, pemerintah DKI menargetkan tiga tahun mendatang, target ketersediaan ruang terbuka hijau hingga 30 persen dari luas wilayah DKI bisa tercapai.
Pernyataan Anies itu dia sampaikan saat penandatanganan kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada dan diunggah di akun youtubenya, Senin (30/5/2022).
"Jakarta berkomitmen untuk menurunkan Green house emission sebanyak 30% di tahun 2030, 8 tahun lagi. Alhamdulillah sekarang kita sudah mencapai 26% dalam 3 tahun lagi, sisanya 4% yang akan tercapai," katanya.
Tambahan target 4 persen ruang terbuka hijau (RTH) pada 2030 itu akan mengecilkan jarak dengan target pemerintah DKI mengurangi emisi gas gas pemicu polusi dan pemanasan global pada tahun 2050. Karena itu, kata Anies, Pemprov DKI bekerja keras meletakan kebijakan pembangunan RTH pada target tersebut.
"Nah dimana letak kontributor terbesar masalah global warming, masalah climate change? Kontributor terbesarnya kawasan perkotaan di seluruh dunia untuk bisa menambah ruang terbuka hijau yang nantinya akan bersama-sama ikut berkontribusi dalam menghadirkan udara yang lebih berkualitas," ujarnya.
Dengan mengandeng UGM, Anies berharap kawasan Kemayoran yang akan direvitalisasi itu juga menjadi ruang ketiga yang berkontribusi terhadap masalah lingkungan hidup sekaligus masalah sosial.
"Dan Alhamdulillah kita sudah bangun lebih dari 100 Park selama 4 tahun ini. Tujuannya apa? Warga datang, keluarga lintas sosial ekonomi datang, itu yang kami sebut sebagai tujuan sosiologis. Kita ingin warga datang tanpa merasa ada stratifikasi (pengolongan kelompok sosial). Kita memerlukan ruang ketiga yang mempersatukan," ungkapnya.
Anies mengaku bahagia menggandeng UGM untuk merevitalisasi kawasan Kemayoran untuk mewujudkan misi Anies memperbanyak RTH di Jakarta dan mencapai harapannya bahwa Kemayoran menambah ruang sosiologis dan ekologis.
"Insya Allah 23 hektar yang nanti akan bisa digunakan. Ada 5 hektar dan 17 hektar ruang terbuka hijau (RTH)," ungkapnya.
Dengan berharap kawasan Kemayoran nantinya mempersatukan sekaligus berkontribusi terhadap target Jakarta menyediakan RTH sebesar 30% pada 2030 dan mengurangi dampak pemanasan global serta keluar dari dampak emisi carbon pada 2050. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




