AKURAT.CO, Sentra vaksinasi kolaborasi di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat bakal dibuka lagi pada Minggu (11/7/2021) besok.
Tidak hanya di GBK, sentra vaksinasi juga dibuka di JiExpo Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat demi memenuhi target. Distribusi vaksinasi ditarget bisa menyasar 60 ribu warga.
"Untuk yang di Gelora Bung Karno terdapat jalur antrean khusus JAKI di Gate F (Biru) dan Gate H (Kuning) untuk yang di JiExpo berada di Hall B dan C," demikian keterangan resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat akun Instagram resminya @jsclab dikutip AKURAT.CO pada Sabtu (10/7/2021).
Syarat untuk mendapatkan vaksinasi hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), baik KTP domisili DKI Jakarta atau luar Jakarta. Namun sebelum itu, calon peserta harus terlebih dahulu mendaftarkan diri lewat aplikasi daring Jakarta Kini (JAKI) atau lewat situs corona.jakarta.go.id.
"Syaratnya KTP seluruh Indonesia dan daftar vaksinasi lewat aplikasi JAKI."
Berikut cara mendaftar vaksinasi via JAKI:
-Vaksinasi untuk GBK: pilih Jakarta Pusat - Tanah Abang - Gelora
-Untuk JiExpo: pilih Jakarta Pusat - Kemayoran - Kemayoran
-Pilih sesuai jam yang diharapkan, dan KTP non-DKI Jakarta dapat mendaftar juga ssmpai hari H
-Print kartu kendali dan kartu vaksinasi untuk diserahkan ke petugas di lokasi
-Bisa mendaftar utk usia diatas 12 tahun dan menggunakan vaksin Sinovac.
Pemerintah sedang mengupayakan membangun imunitas kelompok (herd immunity) lewat vaksinasi demi menangkal serangan Covid-19 menyusul ledakan corona yang kian menggila belakangan ini. Bahkan saat ini Pemprov DKI sudah mencoba metode vaksinasi keliling yang baru dilakukan sejak Rabu (7/7/2021).
Kemudian sasaran vaksinasi juga kini diperluas, dengan menyasar kelompok masyarakat usia 12 hingga 17 tahun dan warga non DKI yang berdomisili di Jakarta. Targetnya hingga Agustus 2021 sebanyak 8,8 juta warga DKI mesti sudah divaksinasi.
"Kita membutuhkan seluruh masyarakat bangun imunitas dan imunitas ini terbangun lewat dua jalur. Jalur pertama lewat vaksinasi, jalur kedua lewat infeksi," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla





