Akurat Logo

Kantor Utama Gunakan Virtual Office, Kontraktor Revitalisasi Monas: Perusahaan Kita Tidak Abal-abal

Himayatul Azizah | 23 Januari 2020, 18:35 WIB
Kantor Utama Gunakan Virtual Office, Kontraktor Revitalisasi Monas: Perusahaan Kita Tidak Abal-abal

AKURAT.CO, Kontraktor Revitalisasi Monas PT Bahana Prima Nusantara mengklarifikasi soal kantor utama menggunakan virtual office di Jalan Nusa Indah nomor 33, RT01 RW07, Ciracas, Jakarta Timur.  

Direktur Utama PT Bahana Prima Nusantara Muhidin Shaleh membenarkan mempunyai dua kantor, salah satunya di Cempaka Putih yang khusus untuk operasional. Sementara kantor utama bergabung dengan salah satu usaha digital printing.

Dia menyebut PT Bahana Prima Nusantara menyewa tempat usaha kepada digital printing tersebut.    

"Saya klarifikasi bukan kantor utama tapi kantor operasional. Kebetulan saya ini salah satu pengurus dari Gapeksindo propinsi. Jadi untuk efisiensi kita, kantor operasional di Cempaka Putih," kata Muhidin saat konfrensi pers di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).                         

Ia mengatakan bahwa kantor operasional di Cempaka Putih sekaligus kantor asosiasi yang telah disewa.                    

"Itu memang kantor asosiasi, tapi kita ada surat sewa di Gapeksindo lantai 3, itu operasional tentang ini (tender proyek normalisasi. Nah di sana itu kaitan dengan administrasi, surat-surat memang lewat virtual office," ujarnya. 

Sebelumnya perusahaan kontraktor itu telah ramai diperbincangkan di media sosial, setelah di posting oleh salah satu Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI. 

PT Bahana Nusantara membantah lokasi perusahaannya berada di Musala dan dekat pabrik tahu. Ia juga membantah perusahaannya abal-abal karena tidak memiliki kantor sendiri. 

Dia menegaskan bahwa perusahaannya memiliki legalitas dan kedudukan yang jelas. Muhidin membantah bila ada anggapan PT Bahana Prima Nusantara sebagai perusahaan abal-abal.        

"Kami hanya ingin mendudukan bahwa perushaaan kita tidak abal-abal," jelasnya. 

Sebelumnya cuitan anggota DPRD DKI, William Sarana, yang berbunyi 'Proyek di Monas sampai 71.3 Milliar Rupiah tapi pemenang tender lokasinya pas dicek di google map kok di perkampungan begitu? Bisa dijelaskan pak gub @aniesbaswedan'.

Dia me-retweet cuitan anggota DPRD DKI lainnya, Justin Adrian, yang mengunggah data PT Bahana Prima Nusantara serta alamat dan link Google Maps.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.