PNBP Sektor Minerba Capai Rp114 Triliun per November, 92 Persen dari Target 2025

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatatkan realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batubara sudah mencapai 92% dari target tahun 2025 sebesar Rp124,5 triliun.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno mengatakan bahwa sampai dengan 15 November 2025 PNBP Minerba sudah mencapai Rp114 triliun atau 92% dari target tahun ini.
"PNBP (realisai) sudah 92 persen, sudah Rp114 triliun untuk Minerba. Per tanggal 15 November," kata Tri saat ditemui di Kementerian ESDM, Selasa (18/11/2025).
Optimistis Target PNBP 2025 Tercapai
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatatkan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM hingga 10 November 2025 mencapai Rp200,66 triliun.
Adapaun, angka ini telah mencapai 78,74% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang berada diangka Rp254,83.
Baca Juga: PNBP Sektor ESDM Hampir 80 Persen, Bahlil Optimistis Target APBN Tercapai
“Alhamdulillah dari target APBN, kita sudah bisa merealisasikan 78,74% dari target PNBP,” kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (11/11/2025).
Ditengah harga minyak mentah Indonesia (ICP) berada di bawah asumsi APBN, dan harga komoditas lain seperti batubara serta mineral juga mengalami penurunan.
Bahlil menegaskan bahwa tren penurunan harga komoditas tidak mengendurkan upaya pemerintah dalam menjaga penerimaan negara.
“Tapi kami tidak mau menjadikan penurunan harga ICP dan harga mineral itu kemudian untuk mengurangi target pendapatan negara,” ujarnya.
Menurut Bahlil, kebutuhan anggaran negara saat ini cukup besar, termasuk untuk mendukung berbagai program strategis di sektor energi dan sumber daya mineral.
Sehingga, Ketua Umum Partai Golkar ini optimis PNBP sektor ESDM dapat tercapai bahkan melebihi target pada akhir tahun 2025.
“Insyaallah target PNBP ini bisa tercapai sampai dengan 31 Desember, mudah-mudahan bisa lebih. Sekalipun kita tahu bahwa harga komoditas sekarang lagi turun,” tutur Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina







