Harga Minyak Global Turun, Batu Bara dan Komoditas Lain Justru Naik

AKURAT.CO Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan tipis setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam sebulan. Sementara itu, harga nikel yang trennya merosot sejak akhir Mei mulai naik meskipun dalam jumlah kecil. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas timah dan batu bara, sedangkan minyak sawit (CPO) mengalami penurunan pada perdagangan terakhir.
Minyak Mentah
Harga minyak dunia mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu (19/6/2024), setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam tujuh minggu. Penurunan ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan selama musim panas, kekhawatiran investor terhadap konflik global yang semakin meningkat, serta laporan industri yang menyatakan persediaan minyak mentah AS mengalami peningkatan yang tidak terduga.
Minyak mentah berjangka Brent turun 6 sen, atau 0,1% menjadi USD85,27 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 10 sen, atau 0,1% menjadi USD81,47 per barel. Brent sempat mencapai USD85,84 per barel di awal sesi, tertinggi sejak 1 Mei, sementara WTI mencapai USD81,96 per barel, tertinggi sejak 30 April.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Tersulut Data Ekonomi AS
CPO
Selain minyak menrah, harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) mengalami penurunan. Harga CPO untuk kontrak Juli 2024 turun 0,1% menjadi MYR3.966 per ton.
Batu Bara
Sementara itu, harga batu bara mencatat kenaikan pada penutupan perdagangan Rabu (19/6/2024). Berdasarkan bursa ICE Newcastle, harga batu bara untuk kontrak Juli 2024 naik 0,82% menjadi USD134,90 per ton.
Nikel
Harga nikel mencatat kenaikan tipis pada penutupan perdagangan Rabu (19/6/2024). Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel naik 0,44% menjadi USD17.373 per ton. Meskipun mengalami kenaikan, harga nikel sejak akhir Mei lalu terus mengalami tren penurunan setelah sebelumnya mencapai level USD21.615 per ton.
Timah
Harga timah berdasarkan data dari LME ditutup naik 0,7% menjadi USD32.384 per ton pada penutupan Rabu (19/6/2024). Pada bulan Juni ini, harga timah berfluktuasi cukup tajam. Mengawali bulan dengan harga USD32.350, kemudian sempat turun ke level USD31.321, dan mencapai titik tertinggi di bulan Juni di level USD33.365 per ton. Harga tertinggi di bulan Juni ini masih lebih rendah dibandingkan dengan tren harga timah di bulan sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







