Akurat Logo

Sri Mulyani Sebut Indonesia Banyak Tantangan, Kebijakan Fiskal dan Keuangan jadi Kunci

Ferdinan | 31 Oktober 2022, 12:20 WIB
Sri Mulyani Sebut Indonesia Banyak Tantangan, Kebijakan Fiskal dan Keuangan jadi Kunci

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa kebijakan fiskal dan keuangan negara harus bisa untuk adaptif, responsif, fleksibel, transparan dan memilki tata kelola yang baik supaya mampu menghadapi tantangan yang ada.

Menurut Sri Mulyani, hal itu bisa menjadi kunci untuk menjaga masyarakat, perekonomian dan keuangan Indonesia

“Itu menjadi kunci untuk terus menjaga masyarakat, perekonomian Indonesia dan keuangan,” katanya dalam Upacara Peringatan Hari Oeang RI Ke-76 Tahun 2022 yang dipantau secara daring, Senin (31/10/2022).

Bendahara negara ini juga mengungkapkan sejauh ini Indonesia sudah mampu bertahan dari tantangan, baik dari gejolak keuangan pada 1997 - 1998, naik turunnya harga komoditas dunia, hingga gejolak krisis global 2008 - 2009. 

"Indonesia juga telah berhasil memulihkan diri dari krisis pandemi Covid-19 yang menimpa hampir tiga tahun," jelas Sri Mulyani.

Akan tetapi, tantangan Indonesia belum selesai, dan saat ini masih diuji dengan kondisi geopolitik global yang arahnya tidak menentu.

Selain itu Indonesia juga telah berhasil memulihkan diri dari krisis pandemi COVID-19 yang telah menimpa selama hampir tiga tahun, sedangkan saat ini sedang diuji dengan kondisi geopolitik global yang tidak menentu. Resesi global hingga perubahan iklim juga masih membayangi.

"Bayang-bayang resesi global pada tahun depan hingga krisis climate change atau perubahan iklim turut menimpa Indonesia sehingga kebijakan fiskal dan keuangan negara harus tanggap. Ini bukan sebuah tantangan yang mudah, polanya mudah berubah," tegas Sri Mulyani.

Maka dari itu, Sri Mulyani menuturkan Kementerian Keuangan sebagai pemegang kendali akan keuangan negara harus menjadi instrumen yang mampu memberikan solusi ditengah banyaknya tantangan.

“Tidak boleh Kemenkeu menjadi sumber masalah. Sinergi dan kolaborasi antar-unit serta kompetensi kita harus terus diasah,” tegasnya. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Ferdinan
L