5 Penipuan Uang Terbesar di Dunia, Skema Ponzi hingga Warisan Terbuka

AKURAT.CO Sejak awal mula peradaban, manusia memiliki kemampuan untuk memanfaatkan manusia lainnya demi mendapatkan kepentingannya sendiri. Hal itu termasuk pula untuk mendapatkan uang yang berlimpah. Selama ratusan tahun, berbagai cara pun ditempuh demi bisa melakukan penipuan uang tersebut, mulai dari skema Ponzi hingga penggelapan uang.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan deretan penipuan paling bersejarah sepanjang masa.
1. Charles Ponzi
Charles Ponzi adalah orang yang pertama kali melakukan penipuan dengan skema Ponzi. Memberikan janji akan keuntungan hingga 50 persen, skema ini sebenarnya hanyalah mengumpulkan dana dari satu orang untuk membayar orang lainnya. Charles Ponzi mendapatkan keuntungan mencapai USD 15 juta atau sekitar Rp214,2 miliar hanya dalam kurun waktu 18 bulan di tahun 1919. Ia menjanjikan keuntungan jangka pendek mencapai 100 persen kepada kliennya. Hingga akhirnya, ia sempat dipenjara selama beberapa kali sejak tahun 1920an. Skema Ponzi pun hingga kini masih banyak digunakan untuk melakukan berbagai penipuan.
2. Jacob Baker
Pada Desember 1936, 28 orang ditangkap atas kasus penipuan terbesar melalui surat yang pernah ada dalam sejarah. Kasus ini bermula ketika sosok Crazy Rich asal Philadelphia, Amerika Serikat, bernama Jacob Baker yang telah tewas dan meninggalkan warisannya yang tidak terjamah dan terbuka bagi siapapun bernama Baker. Momen ini pun dimanfaatkan oleh 28 orang tersebut untuk memanfaatkan siapapun yang bernama Baker agar mengirimkan sejumlah uang demi bisa mengeklaim warisan tersebut. Dari skema tersebut, mereka mampu mendapatkan uang hingga USD 3 juta atau sekitar Rp42,8 miliar dari 3 ribu orang yang mengeklaim warisan yang tidak pernah ada tersebut.
3. Bernie Madoff
Sekitar 90 tahun setelah Charles Ponzi menciptakan skema penipuan keuangan paling populer dalam sejarah keuangan dunia, lahirlah nama Bernard ‘Bernie’ Madoff yang memiliki popularitas sebagai penipu terbesar dalam sejarah manusia. Bernie berhasil menutupi kerugian yang ditimbulkan oleh perusahaannya sejak tahun 1970an hingga akhirnya ia terbukti bersalah pada tahun 2009 dan dipenjara selama 150 tahun. Sempat dijuluki sebagai investor terbesar dunia, Bernie diketahui mengambil keuntungan mencapai USD 19 miliar atau sekitar Rp271,4 triliun dari berbagai aktivitas keuangannya.
4. Fannie Mae
Di era gelembung properti yang terjadi pada tahun 2006 di Amerika Serikat, perusahaan properti raksasa Fannie Mae diwajibkan untuk membayar denda hingga USD 400 juta atau sekitar Rp5,71 triliun. Denda tersebut adalah akibat dari aksi yang dilakukan oleh deretan pemimpinnya yang telah melakukan manipulasi akuntansi perusahaan, membayarkan bonus sangat besar kepada diri mereka sendiri dan melakukan berbagai konspirasi untuk menutupi aksinya. Perusahaan Fannie Mae menjadi salah satu penyebab krisis ekonomi dunia yang terjadi pada tahun 2008 silam.
5. Enron
Enron sebelumnya merupakan salah satu perusahaan energi terbesar di Amerika Serikat. Namun, secara tiba-tiba pada tahun 2000an, perusahaan ini mendadak kolaps dan bangkrut. Penyebabnya adalah perusahaan raksasa ini melakukan jaringan yang begitu besar dari manipulasi akuntansi yang didesain untuk menaikkan profit, menutupi kerugian, dan membodohi aturan dan investor. Akibatnya, para investor kehilangan USD 74 miliar atau sekitar Rp1,05 kuadriliun hanya dalam satu hari dan perusahaan ini mengalami yang disebut sebagai kebangkrutan perusahaan terbesar sepanjang masa.
Selain berbagai penipuan raksasa tersebut, berbagai penipuan keuangan lain bahkan menyebabkan krisis ekonomi dunia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


