KBRI Beijing Promosikan Produk-produk Indonesia dengan Platform Digital

AKURAT.CO Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing memanfaatkan platform digital milik negeri tirai bambu itu untuk mempromosikan produk-produk unggulan asal Indonesia. Ini sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan China.
“Tahun lalu kita masukkan produk kota di Alibaba, Tmall, ada juga GD.com, itu untuk mendapatkan branding, karena dengan branding, penjualan di offline akan jauh lebih meningkat,” kata Duta Besar RI untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun di Shanghai, China, Minggu (20/7/2019) malam.
Djauhari menyampaikan, memaksimalkan platform digital di China sangatlah penting, mengingat negeri panda ini terbilang maju dalam hal ekonomi digital.
Ia mencontohkan, pada hari belanja online yang jatuh setiap 11 November (11/11/2018), Alibaba mampu menghasilkan 30,7 miliar dolar AS dalam semalam.
JD.id meraup sekitar 19 miliar dolar AS di hari yang sama, sehingga kedua pasar daring asal China tersebut menghasilkan kurang lebih 50 miliar dolar AS saat hari tersebut.
Dalam hal ini, Indonesia tengah mengembangkan revolusi Industri 4.0 untuk memaksimalkan platform digital di dalam negeri.
“Digital ekonomi Indonesia di ASEAN memimpin. Jadi, punya potensi untuk maju pesat. Ada block chain, Artificial Entelligent, Internet of Thing, dan pembayaran tanpa menggunakan uang tunai,” papar Djauhari.
Dengan demikian, Djauhari berharap, terdapat platform digital asal Indonesia yang dapat bekerja sama dengan platform digital di China guna meningkatkan promosi dan penjualan.
“Tujuannya adalah semakin memperkecil perdagangan Indonesia dengan negara lainnya,” pungkas Djauhari. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo




