AKURAT.CO Jika kamu sedang menjalin hubungan dan kamu ketahuan menggoda atau bersikap genit kepada orang lain, apakah itu bisa disebut sebagai selingkuh? Dilansir AKURAT.CO dari berbagai sumber, perselingkuhan terbagi atas tiga, yakni selingkuh fisik, selingkuh hati, dan gabungan selingkuh hati dan fisik.
Selingkuh fisik adalah saat kamu berhubungan dengan orang lain hanya sebatas sentuhan fisik tanpa ada ikatan emosional. Berbeda dengan selingkuh fisik, selingkuh hati artinya kamu sudah tertarik dan sayang dengan orang lain meski kamu tidak pernah menyentuhnya, layaknya pacar. Sementara yang terakhir adalah gabungan antara selingkuh hati dan fisik. Bila sudah seperti ini, artinya kamu sudah berpaling sepenuhnya dari pasanganmu.
Nah, menggoda atau bersikap genit dengan orang lain secara teknis bukan berarti selingkuh. Tapi, sebagian orang menganggap ini sebagai ketidaksetiaan lantaran menunjukkan ketertarikan pada orang lain.
Kamu mungkin saja tidak bermaksud untuk menggoda tetapi hanya ramah. Namun, pasanganmu merasa terganggu dengan sikap genitmu itu. Dia bisa saja menilaimu ingin berselingkuh darinya. Oleh sebab itu, kamu dan pasangan harus berbicara dan menemukan solusi atas kondisi tersebut.
Bila diperhatikan, kekhawatiran pasanganmu itu bisa saja berlebihan, tapi di sisi lain terlihat wajar. Pasalnya, banyak kasus perselingkuhan bermula dari aksi saling menggoda dan bersikap genit. Ya, meski awalnya tidak ada niat untuk selingkuh, tapi bukan berarti tidak bisa berkembang menjadi hubungan serius yang terlarang.
Sehingga bisa dikatakan bila bersikap genit dan menggoda orang lain adalah salah satu pintu utama dari perselingkuhan.
Ingatlah, bila kamu tidak berani menggoda orang lain di hadapan pasanganmu, jangan pernah melakukannya saat pasanganmu tidak ada. Menggoda atau bersikap genit yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi bisa disebut sebagai perselingkuhan tahap awal. Sebab, sudah ada intensi untuk menyembunyikan aksinya dari pasangan.
Di sisi lain, sebagian orang menilai menggoda atau bersikap genit kepada orang lain bukanlah perkara serius. Mereka melihat hal itu bukan sebagai ancaman serius untuk hubungan karena hanya bentuk keisengan atau keramahan.
Selama hal itu dilakukan secara terbuka dan tidak ditutup-tutupi, maka pasanganmu tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut.
Dan yang terpenting, kamu tidak melanggar batasan yang telah disepakati. Misalnya, kamu dan pasangan telah sepakat bahwa kalian tidak boleh mencium, berpegangan tangan, atau curhat masalah hubungan kalian kepada lawan jenis. Nah, apabila hal-hal itu tidak dilanggar, artinya belum ada perselingkuhan.
Keseimpulannya, bersikap genit atau menggoda orang lain bisa disebut sebagai selingkuh tergantung pada batasan yang telah disepakati diantara pasangan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo dan El-Sisi Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan, Mesir Beri Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia
- 10Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun




