AKURAT.CO Umat Islam pasti tidam asing dengan istilah tafsir, takwil ataupun terjemah. Kita semua pernah mendengar dari para guru, penceramah, atau para kiyai di kampung kita. Tak jarang juga kadang kita pernah menggunakan istilah tersebut dalam menjelaskan dalil ayat Al-Quran kepada teman satu tongkrongan ataupun kepada keluarga kita.
Tapi pernahkah kita memikirkan kalau istilah yang kita gunakan itu sudah sesuai atau tidak pada tempatnya? Nah supaya kita bisa lebih percaya diri menggunakan atau belajar tentang istilah tersebut sebaiknya kita perlu mengetahui apa sih yang dimaksud dengan tafsir, takwil ataupun terjemah. Kemudian, apakah ketiga istilah tersebut sama ataukah berbeda. Simak penjelasan berikut;
Tafsir
Abu Hayyan menjelaskan tafsir merupakan sebuah ilmu yang membahas tentang cara-cara untuk memahami teks yang berhubungan dengan makna dengan memuat hikmah, petunjuk dan hukum dalam ayat-ayat Al-Quran baik dari segi tekstual ataupun kontekstual. Hal ini dipertegas dengan pendapat Al-Jurjani bahwa tafsir ialah menjelaskan makna ayat dengan cara memahami seluruh aspek yang berkaitan dengannya, baik sebab diturunkannya ayat, kisah dan segala urusannya.
Takwil
Menurut Quraish Shihab, takwil merupakan suatu pengertian atau makna tersirat yang diistinbatkan (diproses) dari ayat-ayat Al-Quran dan masih memerlukan adanya perenungan serta perkiraan sebagai sarana pembuka tabir. Takwil ini cenderung untuk memahami ayat-ayat yang maknanya tersembunyi.
Terjemah
Dalam kamus besar bahasa Indonesia, terjemah berarti menyalin atau memindahkan suatu bahasa kepada bahasa lain, dalam arti lain yaitu mengalihbahasakan. Ash-Shabuni juga mengemukakan bahwa terjemah Al-Quran ialah memindahkan bahasa Al-Quran dari yang aslinya bahasa Arab dipindahkan kepada bahasa lain yang mampu dipahami. Lebih mudahnya kita orang Indonesia lebih mampu menggunakan bahasa Indonesia, maka dari itu terjemah Al-Quran kita ialah memindahkan bahasa asli Al-Quran dari bahasa Arab kepada bahasa kita yakni bahasa Indonesia.
Perbedaan Tafsir, Takwil, dan Terjemah.
Dari pengertian di atas dapat kita ketahui bahwa terjemah jika dibandingkan dengan tafsir dan takwil sudah terlihat jelas perbedaannya. Terjemah merupakan salinan bahasa, jadi terjemah Al-Quran dari bahasa Arab dipindah ke bahasa Indonesia. Sedangkan tafsir dan takwil itu bukan memindahkan bahasa, namun lebih pada pemaknaan maksut dan tujuan dari bunyi ayat Al-Quran.
Tafsir dan takwil walaupun sama-sama memaknai ayat tapi terdapat perbedaan di antara keduanya. Di dalam kitab Manna Qaththan, tafsir cenderung diaplikasikan dalam lafadz dan mufradat sedangkan takwil cenderung dipergunakan dalam makna dan susunan kalimat. Ar-Raghib Ashfahani mengartikan tafsir sebagai ilmu yang lebih umum dan dapat diaplikasikan dalam kitab-kitab lain selain kitab Allah SWT, sedangkan takwil lebih banyak diterapkan dalam makna dan kalimat yang terdapat pada kitab Allah SWT saja.
Para ulama berpendapat bahwa tafsir merupakan penjelasan atau pemaknaan ayat-ayat Al-Quran berdasarkan riwayah-riwayah yang sudah ada seperti ditafsirkan atau dijelaskan menggunakan ayat Al-Quran yang lain, atau ditafsirkan dengan riwayah hadits, dan riwayah sahabat atau tabi’in. Sedangkan takwil berdasarkan pada dirayah, lebih mengarah pada penjelasan secara implisit atau tersirat. Yakni biasanya penjelasan mengenai ayat Al-Quran yang tidak bisa dijelaskan lewat riwayah yang sudah ada, biasanya ayat tersebut dijelaskan secara takwil yaitu menjelaskan lewat ilham yang turun dari Allah SWT kepada seorang ulama yang paham benar tentang struktur bahasa Arab juga fasih.
Dengan begini dapat disimpulkan perbedaan antara tafsir dan takwil:
- Tafsir lebih banyak bertalian dengan lafazh dan mufradat, sedangkan takwil lebih banyak bertalaian dengan kalimat-kalimatnya.
- Tafsir berhubungan dengan riwayah sedangkan takwil berhubungan dengan dirayah.
- Tafsir adalah penjelasan lebih lanjut dari takwil
- Tafsir membahas makna yang telah diberikan oleh Al-quran dan dalil Sunnah, sedangkan takwil menjelaskan makna yang diperoleh dari istinbath.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




