AKURAT.CO Komunikasi adalah penyampaian ide yang dapat berupa pesan, pemikiran, atau informasi kepada orang lain. Komunikasi merupakan bagian dari hidup manusia . Diamnya seseorang pun mengomunikasikan sesuatu, mungkin ia tidak ingin diganggu atau sedang dalam masalah. Paul Watzlawick mengatakan “we cannot not communicate”. kita tidak bisa tidak berkomunikasi, karena dalam kehidupan kita komunikasi akan selalu melekat pada diri seseorang sebagaimana orang bernafas.
Komunikasi tidak terbatas hanya dengan berbicara tapi komunikasi memiliki banyak bentuk, dapat berupa simbol maupun gambar. Kehadiran media sosial membuat manusia semakin mudah untuk berkomunikasi. Komunikasi menjadi tidak terhalang oleh ruang dan waktu, dapat dilakukan di mana saja asal terhubung jaringan internet. Namun, dengan kemudahan tersebut sering kita lihat dan mendengar betapa banyak orang yang depresi akibat komunikasi di media sosial.
Dalam Al-Quran terdapat enam etika dalam berkomunikasi, berikut penjabarannya:
1. Qaulan Sadida
Qaulan sadidan memiliki arti perkataan yang benar atau jujur. Seorang muslim wajib baginya untuk menyampaikan apa adanya tanpa adanya tambahan dalam penyampaiannya. Sebagaimana yang Allah terangkan dalam surah An-Nisa ayat ke 9:
وَلْيَخْشَ ٱلَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا۟ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَٰفًا خَافُوا۟ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْيَقُولُوا۟ قَوْلًا سَدِيدًا
Walyakhsyallażīna lau tarakụ min khalfihim żurriyyatan ḍi'āfan khāfụ 'alaihim falyattaqullāha walyaqụlụ qaulan sadīdā
Artinya: “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”
Dengan mudahnya menyebarkan informasi di zaman sekarang, hendaknya untuk selalu memperhatikan informasi yang akan disebar, apakah informasi tersebut sudah benar atau jangan-jangan informasi tersebut merupakan informasi palsu.
2. Qaulan Ma’rufa
Qaulan Ma’rufa yaitu perkataan yang baik, tidak menghina serta juga tidak membuat orang yang berkomunikasi dengan kita sakit hati.Qaulan Ma’rufa disebut Allah dalam surah An-Nisa ayat ke 8 dan Al-Baqarah 263:
وَإِذَا حَضَرَ ٱلْقِسْمَةَ أُو۟لُوا۟ ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينُ فَٱرْزُقُوهُم مِّنْهُ وَقُولُوا۟ لَهُمْ قَوْلًا مَّعْرُوفًا
Wa iżā ḥaḍaral-qismata ulul-qurbā wal-yatāmā wal-masākīnu farzuqụhum min-hu wa qụlụ lahum qaulam ma'rụfā
Artinya:” Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.” (An-Nisa:8)
قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَآ أَذًى ۗ وَٱللَّهُ غَنِىٌّ حَلِيمٌ
Qaulum ma'rụfuw wa magfiratun khairum min ṣadaqatiy yatba'uhā ażā, wallāhu ganiyyun ḥalīm
Artinya: “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun” (Al-Baqarah: 263)
3. Qaulan Karima
Qaulan karima adalah perkataan mulia, lemah lembut dan bertatakrama. Qaulan karima dapat digunakan khususnya pada kedua orang tua atau orang yang dihormati, sebagaimana yang Allah sebutkan dalam surah Al-Isra ayat 23:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Arab-Latin: Wa qaḍā rabbuka allā ta'budū illā iyyāhu wa bil-wālidaini iḥsānā, immā yabluganna 'indakal-kibara aḥaduhumā au kilāhumā fa lā taqul lahumā uffiw wa lā tan-har-humā wa qul lahumā qaulang karīmā
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
Qaulan karima juga dapat diterapkan dalam jurnalistik seperti tidak menggunakan bahasa yang vulgar ataupun bahasa yang sadis.
4. Qaulan Baligha
Qaulan Baligha merupakan komunikasi dengan bahasa tidak bertele-tele dan langsung pada intinya. Qaulan baligha disebut dalam Al-Quran pada surah An-Nisa ayat 63:
أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ يَعْلَمُ ٱللَّهُ مَا فِى قُلُوبِهِمْ فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَعِظْهُمْ وَقُل لَّهُمْ فِىٓ أَنفُسِهِمْ قَوْلًۢا بَلِيغًا
“Ulā`ikallażīna ya'lamullāhu mā fī qulụbihim fa a'riḍ 'an-hum wa'iẓ-hum wa qul lahum fī anfusihim qaulam balīgā”
Artinya: Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka.
5. Qaulan Maysura
Qaulan maysura berarti perkataan yang mudah dimengerti dan dicerna oleh orang lain. Hal ini disebutkan dalam Al-Quran pada surah Al-Isra ayat 28:
وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ٱبْتِغَآءَ رَحْمَةٍ مِّن رَّبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُل لَّهُمْ قَوْلًا مَّيْسُورًا
Wa immā tu'riḍanna 'an-humubtigā`a raḥmatim mir rabbika tarjụhā fa qul lahum qaulam maysụrā
Artinya: Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang mudah.
6. Qaulan Layyina
Qaulan Layyina merupakan perkataan yang lemah lembut dan penuh keramahan sehingga dapat menyentuh hati orang lain. Allah menyebut Qaulan Layyina dalam surah Thaha ayat 44:
فَقُولَا لَهُۥ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ
Fa qụlā lahụ qaulal layyinal la'allahụ yatażakkaru au yakhsyā
Artinya: Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut".
Itulah enam etika komunikasi yang Allah ajarkan melalui Al-Quran untuk umat muslim. Semoga Bermanfaat.
Wallahu A’lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya




