Ubay bin Ka'ab, Sahabat Nabi Penghafal Al-Qur'an dan Pencatat Wahyu

AKURAT.CO Salah seorang sahabat dari Suku Khajraj yang memeluk Islam pada masa awal ketika terjadinya Ba'itul Aqabah adalah Ubay bin Ka'ab. Diketahui Sahabat Ubay juga aktif berbagai pertempuran bersama Nabi SAW seperti Perang Badar, Uhud, dan lain-lainnya, seperti halnya sahabat Anshar lainnya.
Akan tetapi, khidmat Ubay bin Ka'ab di sisi Rasulullah SAW adalah tentang Al Qur'an. Ia termasuk dalam jajaran sahabat penulis dan penghafal wahyu-wahyu yang turun.
Rasulullah SAW pernah bersabda kepadanya, "Hai Ubay bin Ka'ab, saya diperintahkan untuk menyampaikan al Qur'an kepadamu…!!"
Antara senang bercampur cemas ia bertanya, "Wahai Rasulullah, ibu bapakku menjadi tebusan anda, benarkah namaku disebut oleh Allah…?"
"Benar," Kata Nabi SAW, "Namamu dan keturunanmu di tingkat tertinggi…!!"
Hingga pada suatu waktu, ketika Rasulullah SAW sedang mengimami salat berjamaah, dan terselip satu ayat yang beliau tidak membacanya. Ubay yang berada di belakang Rasulullah SAW berbisik perlahan kepada beliau. Usai salat, Rasulullah SAW bertanya "Siapakah yang tadi membetulkan bacaanku?"
Sahabat-sahabat yang lain pun menunjuk kepada Ubay bin Ka'ab. Rasulullah SAW tersenyum dan berkata, "Aku telah menduga, pasti Ubay lah orangnya…"
Lalu dikisahkan pada suatu hari, ada seorang lelaki yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang penyakit yang dialaminya, dan apa yang akan diterimanya karena penyakitnya tersebut. Rasulullah SAW bersabda, "Itu adalah penghapus dosa (kaffarah)."
Ubay yang saat itu hadir, seketika bertanya, "Meskipun sakit yang sedikit, wahai Rasulullah!”
"Ya," Kata Rasulullah SAW, "Walau hanya tertusuk duri, atau yang lebih ringan dari itu."
Sampai beberapa saat kemudian, Ubay bin Ka'ab merasakan demam, ia teringat akan sabda Rasulullah SAW tersebut. Dengan begitu, Ubay berdoa, "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta, agar Engkau tidak menghilangkan demam panas ini dari tubuh Ubay bin Ka'ab, hingga aku bertemu denganMu. Tetapi janganlah demam ini menghalangi aku dari shalat, puasa, haji dan jihad di jalanMu."
Ubay merasakan sakit dengan demamnya berkepanjangan, hingga tiada seorang yang memegangnya kecuali merasakan panas tubuhnya. Meskipun demikian ia tetap bisa beribadah dan berjuang tanpa kesulitan, hingga ajal menjemputnya. Subhanallah. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya



