FWD Dorong Generasi Muda Cerdas Kelola Keuangan Lewat Edukasi Digital

AKURAT.CO Era dinamika ekonomi global yang tak menentu dan meningkatnya biaya hidup, kemampuan mengelola keuangan pribadi menjadi keahlian vital, khususnya bagi generasi muda.
Berdasarkan hasil survei Indonesia Millennial and Gen Z Report 2025, sebanyak 66% responden mengaku kesulitan dalam mengatur keuangan mereka. Faktor utama yang memicu hal ini adalah kenaikan biaya kebutuhan hidup serta ketidakpastian ekonomi yang terus berlangsung.
Melihat kondisi tersebut, PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) menginisiasi langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya manajemen keuangan di kalangan generasi milenial dan Gen Z.
Sebagai perusahaan asuransi jiwa berbasis digital, FWD Insurance menekankan pentingnya memulai perencanaan keuangan sejak dini guna membangun kebiasaan positif yang berdampak jangka panjang.
Baca Juga: FWD Perpanjang Dukungan untuk Literasi Keuangan Anak Muda Asia Hingga 2027
“Manajemen keuangan adalah pengetahuan esensial yang dapat membentuk kebiasaan sehat dalam pengelolaan uang. Jika diterapkan sejak muda, akan memberikan manfaat besar dalam menghadapi tantangan keuangan masa depan,” ujar Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance, Rudy F. Manik.
FWD Insurance memperluas edukasi tersebut melalui FWD Vodcast Blak-Blakan bertajuk “Dari Gaji ke Cuan: Manajemen Cash Flow untuk Millenial”. Dalam Vodcast tersebut, dibahas secara praktis strategi pengelolaan uang melalui prinsip 60/30/10.
Model ini mengalokasikan 60% penghasilan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk hiburan dan gaya hidup, serta 10% untuk investasi masa depan. Di dalam alokasi kebutuhan pokok tersebut, proteksi asuransi menjadi komponen penting yang tidak boleh diabaikan.
Dalam era situasi yang penuh risiko seperti saat ini, memiliki perlindungan finansial merupakan keharusan. Risiko seperti sakit kritis, kecelakaan, atau kehilangan sumber penghasilan dapat menimbulkan dampak ekonomi yang besar jika tidak diantisipasi dengan baik melalui asuransi.
Tidak hanya fokus pada edukasi, FWD Insurance juga melihat peluang penghasilan bagi generasi muda melalui profesi sebagai agen asuransi. Survei yang sama menunjukkan bahwa 26% responden generasi milenial memprioritaskan keseimbangan antara karier dan kehidupan keluarga, menjadikan fleksibilitas kerja sebagai aspek penting dalam memilih profesi.
Baca Juga: FWD Insurance Tunjuk 2 Direksi Baru, Ini Profilnya
Dalam FWD Vodcast Blak-Blakan, profesi agen asuransi diposisikan sebagai pilihan karier strategis yang memungkinkan generasi muda membangun fondasi finansial kuat. Selain potensi penghasilan besar, profesi ini juga menawarkan waktu kerja yang fleksibel dan peluang pengembangan diri melalui pelatihan dan pendampingan.
FWD Insurance turut mempermudah pekerjaan agen melalui pemanfaatan teknologi digital. Aplikasi FWD SMART misalnya, memungkinkan agen menganalisis kebutuhan finansial nasabah secara real-time, kapan pun dan di mana pun. Tak hanya itu, aplikasi UnderwriteMe membantu mempercepat keputusan pengajuan asuransi bahkan sebelum premi dibayarkan.
Sebagai bentuk dukungan tambahan, FWD Insurance menghadirkan IRIS, asisten digital pribadi yang membantu agen dalam memantau performa, mengelola penjualan, hingga mendukung proses rekrutmen. Teknologi ini bertujuan meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas para agen.
“Di FWD Insurance, kami memberdayakan para agen dengan teknologi, pelatihan, dan bimbingan menyeluruh untuk menciptakan agen asuransi yang sukses dan profesional. Ini bagian dari komitmen kami untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi,” tutup Rudy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR








