AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi konsolidasi wajar ke 7.202-7.373 pada perdagangan hari ini, Selasa, 20 Februari 2024.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan usai perhelatan pesta demokrasi dan pekan pendek, pola gerak IHSG setelah terdongkrak naik pekan lalu terlihat merespon sentimen positif mengenai harapan baru dengan menyongsong masa depan lebih baik.
"Dalam jangka pendek IHSG berpotensi terkonsolidasi wajar ditengah fluktuasi nilai tukar yang terlihat mulai membaik, hari ini IHSG berpotensi mengalami tekanan minor dan dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian," ujarnya dikutip Selasa (20/2/2024).
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditaksir Menguat ke 7.202-7.373
William turut merekomendasi sejumlah menu saham untuk hari ini, termasuk UNVR, HMSP, TBIG, KLBF, PWON, ASRI, ADHI, BINA dan JSMR.
Diketahui, aksi ambil untung mendominasi perdagangan di IHSG sepanjang hari Senin kemarin setelah minggu lalu IHSG berada di atas level psikologis 7.300.
IHSG ditutup turun 0,5% ke level 7.296,7 dengan volume perdagangan yang juga menurun atau tercatat sebesar Rp8,4 triliun di luar transaksi negosiasi.
JII pun mengalami tekanan jual yang sama dan ditutup turun 0,6% ke level 520,7. Sementara itu turunnya angka penjualan mobil di bulan Januari sebanyak 26% YoY membawa ASII turun 1,4%.
Sementara pasar obligasi relatif sepi dimana harga-harga tidak banyak mengalami pergerakan. Indeks obligasi IBPA ditutup naik 0,1% ke level 369.
Pemerintah akan menyelenggarakan lelang obligasi syariah negara dengan target indikatif sebesar Rp 12 triliun untuk seri-seri SPNS 6 dan 9 bulan, PBS32 (2026), PBS30 (2028), PBSG01 (2029), PBS04 (2037), dan PBS38 (2049).
Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak pada kisaran rentang Rp15.620-15.639 per dolar AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









