3 Tahun Jadi Menko Perekonomian, Segini Harta Kekayaan Airlangga Hartarto

AKURAT.CO Airlangga Hartarto merupakan seorang Menteri Koordinator Perekonomian (Menko) yang tercatat harta kekayaannya naik signifikan. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), jumlah harta kekayaan Airlangga Hartarto menjadi Rp254 miliar di tahun 2019, setelah dilantik sebagai Menko.
Menurut data terbaru LHKPN yang disampaikan ke komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 27 Maret 2023, Harta kekayaan Airlangga Hatarto dibagi dalam delapan properti. Seperti tanah dan bangunan yang tersedia di berbagai lokasi termasuk Jakarta Selatan, Gianyar, Bogor, serta Australia.
Mengutip berbagai sumber, Senin (18/9/2023), berikut ini daftar lengkap harta kekayaan Airlangga Hartarto yang saat ini diisukan akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) bersama Prabowo.
Baca Juga: Pertemuan Kekeluargaan Airlangga-Prabowo Enggak Cuma Bahas Politik
Jumlah Harta Kekayaan Airlangga Hartarto
Sebagian besar aset propertinya diperoleh dari penghasilan pribadi yang bernilai total Rp113.977.496.224. Kekayaan yang dimilikinya memang sudah melimpah sejak tiga tahun terakhir menjadi Menko dan Ketua Umum Partai Golkar.
Berdasarkan data kekayaan yang dimiliki Airlangga Hartarti, diketahui ada 8 unit tanah dan bangunan dengan harga sebagai berikut:
- Tanah dan Bangunan Seluas 680 m2/400 m2 di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp10.993.240.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 1058 m2/600 m2 di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp13.280.690.000
- Tanah Seluas 3400 m2 di Kab. Gianyar, hasil sendiri Rp122.400.000
- Bangunan Seluas 200 m2 di Negara Australia, hasil sendiri Rp31.222.100.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 896 m2/575 m2 di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp31.749.220.000
- Tanah Seluas 40455 m2 di Kota Manado, hasil sendiri Rp5.097.330.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 1394 m2/300 m2 di Kab. Bogor, hasil sendiri Rp6.082.470.222
- Tanah dan Bangunan Seluas 276 m2/672 m2 di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp15.430.046.002
Baca Juga: Airlangga: Indonesia Punya Modal Besar Sebagai Negara Maju
Selain itu, Airlangga Hartarto juga memiliki 5 unit alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp2.489.000.000, yaitu sebagai berikut:
- Mobil, Jaguar tahun 2010, hasil sendiri Rp325.000.000
- Mobil, Toyota Vellfire tahun 2017, hasil sendiri Rp785.000.000
- Mobil, Toyota Jeep LC 200 HDTP tahun 2014, hasil sendiri Rp1.000.000.000
- Mobil, Toyota Kijang Innova tahun 2015, hasil sendiri Rp. 179.000.000
- Mobil, Toyota Kijang Innova tahun 2016, hasil sendiri Rp200.000.000
Selain tanah dan bangunan hingga daftar lengkap alat transportasi dan mesin, LHKPN juga mencatat harta kekayaan Airlangga Hartarto sebagai berikut:
- Harta bergerak lainnya senilai Rp573.500.000
- Surat berharga senilai Rp56.245.288.666
- Kas dan setara kas senilai Rp335.086.703.413
- Harta lainnya senilai Rp16.637.735.150
- Hutang sebesar Rp70.619.494.049
Jadi, total harta kekayaan Airlangga Hartarto saat ini yang tercatat menurut LHKPN adalah sebesar Rp454.390.229.404. Itulah informasi tentang kekayaan Airlangga yang boleh kamu ketahui agar lebih paham asal hartanya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









