Tokocrypto Jadi Penguasa Pasar Kripto Berdasarkan Trading Volume

AKURAT.CO Tokocrypto, platform perdagangan kripto terdaftar Bappebti menjadi penguasa pangsa pasar (trading volume) di Indonesia per Juni 2023 dengan penguasaan pasar mencapai 43%, berdasarkan riset yang dilakukan CoinGecko baru-baru ini.
Menguntit di belakang, Indodax mencatatkan penguasaan pasar hingga 42% dan disusul di posisi buncit Upbit Indonesia dengan penguasaan pasar 15%.
Berdasarkan catatan CoinGecko, total trading volume ketiga platform di Januari-Mei 2023 mencapai USD3,61 miliar, turun 76,6% dibanding periode yang sama tahun 2022 sebesar USD15,41 miliar. Hal ini menyusul kondisi pasar yang bearish dan ketidakpastian regulasi di Indonesia.
"Senada, rata-rata trading volume bulanan juga turun lebih dari separuh, dari USD2 miliar di 2020 menjadi USD0,72 miliar di 2023. Yang terendah di 2023 adalah di bulan Mei 2023 sebesar USD0,41 miliar, lebih rendah dari level terendah 2022 yakni di Desember 2022 sebesar USD0,56 miliar. Tren ini sejalan dengan platform kripto di Jepang," tulis riset CoinGecko dikutip Jumat (11/8/2023).
Atas capaian tersebut, CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis mengatakan keberhasilan raihan ini tak lepas dari beberapa momen penting yang mengubah arah perusahaan di akhir tahun 2022. Melalui aksi korporasi yang strategis, Tokocrypto berhasil memperkuat struktur organisasinya.
Tokocrypto memiliki lebih dari 3 juta pengguna terdaftar dengan 400.000 MAU atau pengguna aktif setiap bulannya, dengan rata-rata volume transaksi perdagangan kurang lebih USD300 juta per bulan sepanjang semester I-2023.
"Fokus utama Tokocrypto saat ini adalah untuk membangun strategi bisnis yang kuat dan tetap menjadi nomor satu dalam hal volume perdagangan di pasar lokal. Tokocrypto telah mengarahkan kembali bisnis yang mendasar, dan ini terlihat dari angka profit dalam beberapa bulan di paruh pertama tahun ini. Jadi, dapat kami katakan bahwa, Tokocrypto berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan kami,” kata Yudho.
Sebagai bandingan, Indodax yang lebih dulu hadir di tanah air memiliki lebih dari 5,8 juta pengguna. Sementara Upbit Indonesia yang hadir belakangan memiliki lebih dari 100 ribu pengguna. Secara total, investor kripto di Indonesia mencapai 17,25 juta pengguna per April 2023, berdasarkan data Bappebti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



