AKURAT.CO Investasi bodong merupakan orang-orang yang ingin mendapatkan untung dari investasi, namun malah merugi dan ditipu. Kondisi tersebut biasanya uang investasi ditilap secara pribadi oleh suatu instansi yang tidak bertanggung jawab.
Dengan banyaknya kasus investasi bodong yang sering terjadi di Indonesia, maka seharusnya masyarakat harus waspada. Jangan mudah tertipu dengan tawaran investasi yang untung tinggi dalam sekejap.
Mengutip berbagai sumber, Selasa (18/7/2023), berikut ini penjelasan untuk mengenal ciri-ciri investasi bodong agar tidak mudah ditipu.
Ciri-ciri Investasi Bodong yang Ilegal
1. Menawarkan keuntungan yang tinggi
Ciri utama dari investasi bodong yang sering dilakukan oleh penipu, yaitu dengan menawarkan keuntungan sangat besar hingga tak masuk akal. Jika mendapatkan penawaran tersebut, jangan langsung tertarik dan usahakan tidak langsung setuju.
Biasanya, investasi yang benar akan memberitahu kamu keuntungan dan kerugian yang didapat. Perlu diingat, keuntungan investasi besar pasti akan diikuti oleh risiko yang besar juga.
2. Diminta mencari nasabah baru yang banyak
Penawaran investasi bodong berikutnya yaitu diminta untuk merekrut nasabah baru yang sifatnya memaksa sengan penawaran keuntungan lainnya. Jika sudah memaksa dan mewajibkan, maka investasi tersebut sudah pasti palsu.
3. Dapat berhenti kapan saja
Ciri investasi bodong selanjutnya yaitu akan mengatakan bahwa investor dapat berhenti investasi kapan saja. Selain itu, investor akan tetap mendapatkan keuntungan.
Tentu saja jangan langsung percaya, karena penawaran tersebut sangat tidak masuk akal. Tidak mungkin investasi ingin kehilangan investornya, jadi harus lebih berhati-hati.
4. Sulit mendapatkan keuntungan
Investasi bodong sudah pasti tidak ingin membiarkan investor mendapat keuntungan. Jadi, biasanya investor akan dibiarkan menerima keuntungan dalam beberapa bulan secara teratur.
Setelah membuat para investor percaya dan tertarik, maka selanjutnya instasi tersebut akan kabur dengan setoran investor yang sudah besar. Mereka tidak akan balik lagi dan meninggalkan tanggung jawabnya sebagai tempat investasi.
5. Produk yang ditawarkan tidak jelas
Umumnya, investasi bodong dikenal sebagai perusahaan yang tidak jelas dan produknya juga tidak jelas. Seperti dalam mencari informasi perusahaan tersebut lebih sulit bahkan tidak memiliki situs yang resmi.
6. Tidak memiliki izin resmi
Yang terakhir untuk mengetahui investasi tersebut benar atau tidaknya, yaitu mengecek izin yang dimiliki. Biasanya, badan hukum yang resmi akan memiliki izin yang resmi dan sudah jelas kepastiannya.
Sementara investasi bodong, mereka tidak akan terdaftar secara resmi sebagai anggota dsri OJK. Oleh sebab itu, investasi yang aman akan lebih aman karena sudah terverifikasi keamanan transaksinya.
Setelah mengetahui ciri-ciri investasi yang tidak benar dan harus dihindari, langkah berikutnya yaitu mengetahui daftar investasi bodong OJK. Berikut ini langkah untuk menghindari investasi tersebut, antara lain:
- Sebelum berinvestasi di perusahaan investasi, cari tahu informasi mengenai perusahaan, karyawan, dan produknya.
- Minta salinan tertulis rencana pemasaran dan penjualan dari perusahaan.
- Semakin besar keuntungan yang ditawarkan, semakin besar risiko kerugian yang akan dialami investor.
- Hindari perusahaan investasi yang tidak dapat menjelaskan rencana bisnis perusahaan.
- Cari tahu apakah ada permintaan produk sejenis di pasaran.
Itulah informasi lengkap mengenai ciri-ciri investasi bodong dan cara mengatahui instasi tersebut sudah terdaftar di OJK atau belum. Selalu waspada dengan penawaran investasi yang mengatakan akan mendapatkan keuntungan tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



