Milenial Mau Masa Depan Lebih Baik? Berikut 6 Tips Keuangan Yang Bisa Dilakukan!

AKURAT.CO Di tengah pandemi Covid-19, minat masyarakat berinvestasi di terhadap produk keuangan tetap ada. Keadaan ini juga didukung oleh perubahan perilaku investor yang lebih adaptif terhadap teknologi untuk berinvestasi.
Namun, investor perlu memerhatikan pilihan investasinya. Perubahan ekonomi global dan tingkat suku bunga yang fluktuatif membuat investor harus jeli melakukan strategi investasi.
Menurut Financial Planner Indonesia, Safir Senduk ketika dihubungi. Di masa yang penuh dengan ketidakpastian ini diperlukannya pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Namun sayang, lanjutnya, generasi millennial saat ini cenderung lebih suka menikmati hidup hanya untuk saat ini saja, kebanyakan kurang begitu memahami tentang mempersiapkan keuangan guna masa depan yang lebih baik.
Padahal seiring dengan berjalannya waktu, akan ada banyak hal yang perlu diwujudkan. Sehingga penting bagi kaum muda saat ini mempelajari pengaturan finansial yang tepat. Lalu bagaimana caranya agar pengelolaan keuangan bisa berjalan bagi para millenial?
Berikut beberapa tips yang dapat digunakan para millennial untuk bisa mempersiapkan keuangan di masa depan yang lebih baik:
1. Anda Harus Punya Tujuan dan Rencana Keuangan yang Jelas
Memiliki keuangan yang terencana tentu saja akan sangat baik untuk kondisi keuangan Anda kedepannya. Hal ini lah yang harus dilakukan oleh kaum millennial saat ini. Penting sekali untuk memiliki tujuan serta rencana keuangan yang jelas dan detail.
Nah, yang paling utama adalah Anda harus menentukan terlebih dahulu mengenai tujuan finansial yang memang ingin Anda capai, baik itu dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sehingga nantinya proporsi untuk pengeluaran Anda akan tepat.
Lalu bagaimana merancang anggaran keuangan yang tepat?
Anda bisa menggunakan metode 50/20/30 dari pemasukan yang anda miliki. 50 persen ntuk kebutuhan sehari-hari, 20 persen digunakan memenuhi tujuan finansial seperti tabungan, investasi, dan lainnya, serta 30 persen lainnya digunakan untuk kebutuhan pribadi
2. Jika Perlu Utang, Gunakan untuk Hal yang Produktif
Tidak ada salahnya berutang bila memang diperlukan. Utang dikatakan buruk bila memang digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif.
Jadi, sah-sah saja memiliki utang dari manapun asalnya, baik itu itu kartu kredit, kredit tanpa agunan, dan lainnya. Asalkan, ada hasil terhadap pemasukan Anda, seperti untuk keperluan usaha, barang kebutuhan pokok tahan lama yang dibutuhkan kegiatan sehari-hari, dan masih banyak lagi.
3. Jangan Lupa Siapkan Dana Pensiun dari Sekarang
Meskipun masih berada di usia muda sekalipun, penting bagi Anda untuk mulai mempersiapkan dana pensiun dari sekarang. Tentunya Anda tidak akan bekerja seumur hidup, bukan?
Maka dari itu, Anda akan membutuhkan dana pensiun untuk memenuhi kebutuhan di masa tua. Sehingga tidak ada salahnya untuk mulai mempersiapkan dana pensiun sedari dini.
Bahkan semakin awal Anda memulainya maka akan semakin banyak dana yang terkumpul dalam tabungan Anda.
4. Membatasi pengeluaran
Pengeluaran yang tidak terlalu penting sebaiknya dialokasikan untuk pengeluaran esensial seperti kebutuhan pokok dan kesehatan.
Hal ini bertujuan, agar Anda dapat memilah alokasi pengeluaran yang tepat dan prioritas.
5. Cari penghasilan tambahan
Jika kamu merasa penghasilan bulanan kamu belum bisa kamu sisihkan sebagian untuk tabungan, jangan khawatir. Kamu bisa mencari penghasilan tambahan lainnya di luar dari penghasilan tetap kamu setiap bulannya, seperti berdagang, menjadi reseller hingga freelance. Asal jangan sampai mengganggu pekerjaan utama kamu ya.
6. Kurangi penggunaan kartu kredit
Terlalu banyak memiliki kartu kredit ternyata juga tidak baik untuk kondisi keuangan kamu loh. Sebab dengan lebih memiliki satu kartu kredit tentunya hanya akan membuat kamu jadi memiliki perilaku yang konsumtif dan terbiasa berhutang.
Nah demikian 6 hal yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik, jadi mana yang akan kamu pilih lakukan?.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




