Semangat Digital Bangsa Luncurkan Toko Score, Layanan Innovative Credit Scoring Terafiliasi dengan Tokopedia

AKURAT.CO, Semangat Digital Bangsa (SDB), perusahaan penyedia layanan innovative credit scoring (ICS) yang terafiliasi dengan Tokopedia, resmi meluncurkan Toko Score.
“Layanan ICS berbasis digital ini diharapkan bisa mempermudah para mitra strategis di industri keuangan menilai dan menyediakan pinjaman ke lebih banyak masyarakat Indonesia, terutama mereka yang masih belum mendapatkan akses ke layanan finansial,” ungkap Head of Business Development and Marketing Semangat Digital Bangsa, Evita Soetjoadi dalam keterangan tertulis yang diterima AKURATCO di Jakarta, Jumat (25/6/2021).
Toko Score memberikan penilaian kredit (credit score) dari calon peminjam kepada para mitra strategis, dalam hal ini lembaga jasa keuangan, dengan menganalisis profil risiko calon peminjam berdasarkan aktivitas dan perilaku transaksi calon peminjam di platform e-commerce, Tokopedia, dengan mengedepankan prinsip keamanan dan perlindungan data pribadi berdasarkan peraturan yang berlaku.
Evita menambahkan, “Sederet kemudahan akses terhadap layanan ICS berbasis digital ini juga dapat membantu para mitra strategis, dalam hal ini lembaga jasa keuangan, mengukur profil risiko calon peminjam secara real time.”
Di sisi lain, penilaian Toko Score secara tidak langsung membantu para penjual mendapatkan permodalan dalam mengembangkan usahanya, juga bagi para pembeli dalam memperoleh akses keuangan lebih luas sehingga mempermudah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baik para pembeli maupun para penjual yang belum memiliki akses layanan finansial (unbanked) bisa mendapatkan akses pinjaman dari lembaga keuangan formal, seperti perbankan. Selain itu, Toko Score sendiri telah tercatat dan diawasi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga para mitra strategis dapat menggunakan layanan ICS Toko Score secara aman.
Data Kementerian Keuangan RI pada April 2021 menyebutkan bahwa 132 juta orang di Indonesia saat ini masih unbanked dan belum memiliki akses terhadap kredit maupun pembiayaan.
“Ini menjadi peluang bagi SDB untuk memberdayakan akses layanan finansial, bahkan di tengah pandemi saat ini,” tambah Evita.
SDB juga telah menjadi anggota dari Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) sebagai Asosiasi Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital. Kolaborasi yang konsisten dilakukan bersama ditujukan untuk menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada lembaga jasa keuangan, terutama lembaga keuangan mikro, terkait pengetahuan dan teknologi ICS sebagai daya saing.
“Sesuai misi SDB dalam memberdayakan akses finansial kepada semua orang melalui teknologi, kami akan terus berinovasi agar lebih banyak masyarakat bisa mendapatkan akses terhadap lembaga keuangan formal melalui berbagai pilihan produk yang inklusif dan terjangkau sehingga dapat
berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi negara yang saat ini terdampak pandemi,” tutup Evita. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



