AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, penghapusan tunjangan profesi guru (TPG) seperti yang beredar selama ini merupakan hoaks.
"Meskipun sudah dijelaskan Menteri Keuangan, saya ingin menegaskan lagi bahwa kabar itu adalah kabar bohong alias hoaks," ungkap Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Nasional Badan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI di Universitas PGRI Adibuana (Unipa) Surabaya, Kamis (6/9).
Politisi PDIP tersebut kembali menegaskan bahwa TPG tidak akan diberhentikan, jika TPG diberhentikan, dirinya lah yang akan menjadi pembela pertama.
"Kalau bener, saya siap berdiri di garis depan untuk membela kepentingan guru-guru. Karena guru yang telah mendidik dan mencerdaskan bangsa," kata Presiden RI ke-7 tersebut.
Dalam laman twitter resminya @jokowi, ia juga tuliskan Tidak ada alasan apapun bagi Pemerintah untuk mengurangi apalagi memberhentikan Tunjangan Profesi Guru. Kabar yang beredar melalui media sosial dan grup-grup perbincangan tentang penghentian tunjangan guru adalah tidak benar. Itu hoaks!
Tidak ada alasan apapun bagi Pemerintah untuk mengurangi apalagi memberhentikan Tunjangan Profesi Guru.
— Joko Widodo (@jokowi) September 6, 2018
Kabar yang beredar melalui media sosial dan grup-grup perbincangan tentang penghentian tunjangan guru adalah tidak benar. Itu hoaks! pic.twitter.com/vF2vrRsjkM
Sebagaimana yang juga dituliskan oleh linimasa Sekretariat Kabinet @setkabgoid, bahwa Presiden @jokowi membantah kabar yang tidak bertanggung jawab mengenai adanya penghentian tunjangan yang diberikan pemerintah kepada para guru.
Presiden @jokowi membantah kabar yang tidak bertanggung jawab mengenai adanya penghentian tunjangan yang diberikan pemerintah kepada para guru. https://t.co/L7ICxSe3Tl
— Sekretariat Kabinet (@setkabgoid) September 6, 2018
Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi mengaku senang dan mengapresiasi apa yang dikatakan Presiden Joko Widodo untuk menjawab keraguan terkait penghapusan TPG.
"Isu itu telah lama beredar melalui media sosial. PGRI juga telah lama meyakinkan kalau isu itu adalah hoaks, namun jawaban Presiden kali ini betul-betul menyejukkan," tutur Unifah. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T





