6 Fakta Mengerikan Dibalik Gemerlapnya Industri Porno

AKURAT.CO Industri Porno memang bukanlah lagi pembicaaraan yang tabu di kalangan masyarakat saat ini. Memang, tak dapat dipungkiri lagi menonton film porno bagi pria yang sudah Dewasa merupakan hiburan untuk menghilangkan stress. Namun apabila ditonton secara berulang-ulang kali tontonan tersebut pun bisa merusak dan membuat ketagihan (kecanduan).
Meskipun begitu hal tersebut lah, yang membuat industri porno kian subur di dunia saat ini. Bahkan, kalau kita lihat di negara Jepang (produsen nomor 2 Film Bokep di dunia) pembuatan dan penyebaran film tersebut termasuk hal legal dan mendapat izin resmi alias legal. Bahkan para aktor/aktrisnya memiliki fans yang sangat banyak.
Namun dibalik hal-hal tersebut, industri porno ini juga memiliki fakta kelam tersendiri, bahkan bisa dibilang sangat kejam. Nah tanpa basa basi lagi, mari kita bahas fakta mengejutkan di balik gemerlapnya industri porno dunia, yang bisa dibilang tidak manusiawi lagi:
1. Banyak aktris film porno dilecehkan saat di luar syuting.
Lantaran aktris selalu berperan menggoda, nampaknya image ini akan selalu menempel pada para pemain saat di dunia nyata. Akibatnya banyak orang yang menganggap para aktris perempuan itu adalah wanita gampangan.
Banyak laporan pelecehan yang diberikan tidak digubris oleh pihak kepolisian mengingat profesi mereka tersebut. Akhirnya para artis hanya bisa pasrah karena hukum tidak memihak pada mereka.
2.Film porno sering mengeksploitasi para pemainnya
Selain berpotensi merusak moral, para pemain juga dieksploitasi dengan iming-iming bayaran besar. Saat beradegan esek-esek, para pemain akan dipaksa untuk melakukannya terus menerus dan berulang. Bahkan Mr. P si pria akan disuntikkan cairan khusus agar tetap berdiri.
Aktrisnya pun harus mengulang adegan penetrasi dan oral seks. Apalagi dalam sebuah video porno, wanita merupakan objek utama dalam video. Tak pernah ada yang tahu juga kan bahwa para aktris porno selalu menjerit kesakitan? Itulah mengapa banyak artis film porno pensiun dari industri pornografi.
3. Potensi terkena penyakit kelamin lebih Besar dan sangat Membahayakan.
Seperti yang kita ketahui, kehidupan para aktris dan aktor sangat erat dengan penyalahgunaan seksual. Seringnya berhubungan badan dengan banyak orang membuat para pemain rentan terkena penyakit kelamin seperti HIV, Herpes hingga kencing nanah.
Bahkan ada beberapa pemain film panas ini meninggal lantaran penyakit berbahaya tersebut. Dr Sharon Mitchell, mantan aktris porno dan pendiri Adult Industry Medical Healthcare Foundation, mengatakan 66 persen pemain film dewasa terkena herpes, dan 7 persen terkena HIV AIDS serta terkena penyakit kelamin lainnya.
4.Bayaran besar hanya untuk mereka yang sudah lama makan asam manis industri film porno.
Banyak orang menganggap kalau bekerja di industri film porno akan mendapatkan imbalan yang sangat menggiurkan. Hanya beradegan ranjang, kemudian mendapat bayaran besar. Sayangnya itu tidak sepenuhnya benar. Di Amerika, seorang artis profesional mungkin akan dibayar hingga Rp26 juta untuk sekali main dan akan ditambah jika mereka mau beradegan sesama jenis.
Namun itu untuk profesional yang sudah lama berkarier dalam industri film porno. Lalu bagaimana dengan anak baru? Bagi yang baru dalam industri ini, mereka hanya mendapatkan Rp1,9 juta sekali main berbeda lagi dengan para pemain baru. Sedangkan di Jepang, mereka hanya akan dibayar sebesar Rp300 ribu per filmnya.
5. Adegan sok Senang hanya terjadi saat perekaman, sisanya bohong belaka.
Meski diiming-imingi uang besar para artis porno tidak akan merasa senang saat berbuat. Lantaran dalam proses pembuatan film porno bisa berlangsung hingga 18 jam sehari untuk menghemat budget. Bahkan dalam sehari mereka bisa syuting hingga tiga sampai empat scene berbeda.
Setiap scene bisa memakan waktu berjam-jam tergantung dari para aktornya saat tampil dan harus beristirahat dulu akibat rasa sakit saat melakukan. Saat beristirahat menunggu scene berikut, biasanya artis akan beristirahat di restroom sambil minum minuman keras atau narkoba untuk mengurangi rasa malu dan sakit. Sehingga mereka dapat berpura-pura bahagia saat beradegan.
6.Tak Sedikit Yang Berakhir Tragis.
Sperti yang sudah kita bahas sebelumnya, banyak artis yang dilecehkan saat di luar syuting dan juga mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang saat break syuting. Nah, itu yang menyebabkan banyak dari para pemain yang berakhir tragis setelah ikut industri film porno.
Mereka akan merasa depresi akibat malu pada lingkungan sekitar, dihina oleh orang-orang terdekat hingga mengakibatkan mereka bunuh diri. Sudah banyak kasus yang menyangkut para artis porno yang bunuh diri. Tak hanya itu. Ketergantungan obat-obatan saat syuting juga berlanjut dalam dunia nyata. Karena itu banyak bintang porno meninggal akibat overdosis narkoba dan penyakit kelamin yang mengerogotinya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




