Kementerian PU Targetkan 1.606 Huntara Rampung Sebelum Ramadhan

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Pembangunan huntara tersebut ditargetkan rampung seluruhnya sebelum memasuki bulan Ramadhan, sesuai dengan arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan pembangunan huntara menjadi prioritas pemerintah agar masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang layak dan aman.
Baca Juga: Kementerian PU Perpanjang Pembukaan Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh
“Kita juga sedang membangun huntara, total ada 1.606 unit. Targetnya sebelum masuk bulan Ramadhan selesai semua, itu sesuai arahan dari BNPB,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Minggu (11/1/2026).
Pembangunan huntara tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota terdampak bencana di Sumatera Utara yakni Tapanuli Selatan sebanyak 431 unit serta di Provinsi Aceh meliputi 480 unit di Kabupaten Bener Meriah, 400 unit di Kabupaten Aceh Utara, 211 unit di Pidie Jaya dan 84 unit di Aceh Tamiang yang saat ini sudah selesai.
Seluruh pembangunan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan kecepatan, kualitas, dan keselamatan.
Dari sisi teknis, bangunan huntara menggunakan sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja ringan yang dirancang kuat, cepat dibangun, serta tetap memberikan kenyamanan bagi penghuni.
Sistem ini juga memungkinkan proses pembangunan dilakukan secara lebih efisien tanpa mengurangi kualitas bangunan.
“Kami menggunakan sistem modular baja yang sudah biasa kita pakai selama ini di mana-mana, dan sudah terbukti secara kualitas serta tahan lama,” ujar Dody.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra
Salah satu lokasi pembangunan huntara yang selesai pada hari lalu, Sabtu (10/1/2026) berada di Kabupaten Aceh Tamiang 1 sebanyak 84 unit. Huntara ini dirancang untuk menampung sekitar 336 jiwa atau 84 kepala keluarga (KK) dalam satu kawasan. Setiap blok huntara dapat menampung hingga 12 KK atau sekitar 48 jiwa.
Kawasan huntara Aceh Tamiang juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung untuk menunjang kebutuhan dasar penghuninya, antara lain toilet komunal, instalasi listrik dan pencahayaan, serta jaringan air bersih dan sanitasi.
Fasilitas ini disiapkan agar masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan layak selama masa tinggal sementara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil









