Langkah Hijau Grab Cegah Emisi 30.000 Ton, Setara 6.900 Kali Mengelilingi Bumi!

AKURAT.CO Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Grab menegaskan komitmen keberlanjutan melalui inisiatif 'Langkah Hijau' yang mendukung kelestarian alam Indonesia dan pemberdayaan komunitas.
Indonesia menghadapi tantangan lingkungan besar seperti peningkatan deforestasi, polusi plastik, dan kualitas udara yang buruk. Menanggapi hal ini, Grab menargetkan solusi berkelanjutan melalui Laporan ESG 2024.
“Di Grab, keberlanjutan lebih dari sekadar teknologi atau infrastruktur. Kami ingin membangun sebuah ekosistem yang dapat berdampak lestari bagi alam Indonesia, sekaligus untuk memberdayakan seluruh pihak di dalamnya, mulai dari mitra, komunitas, para pengguna dan masyarakat Indonesia,” ujar Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia.
Secara regional, Grab telah mencegah lebih dari 900.000 ton emisi karbon dan mendaur ulang lebih dari 8.000 ton limbah. Di Indonesia, armada GrabElectric dengan lebih dari 11.000 kendaraan telah menempuh 250 juta kilometer dan menekan emisi hingga 30.000 ton, menghemat 11 juta liter BBM.
Lewat Kontribusi Langkah Hijau, potongan Rp200–Rp500 dari setiap transaksi Grab disalurkan ke proyek pelestarian, termasuk penanaman lebih dari 1,2 juta pohon di Asia Tenggara. Di Indonesia, Grab menggandeng EcoMatcher, Trees4Trees, dan Yayasan Bumi Hijau Lestari menanam pohon mangrove dan memulihkan lahan kritis.
Grab juga menjalankan proyek konservasi di Katingan Mentaya, Kalimantan Tengah sejak 2023 untuk melindungi 149.800 hektar hutan rawa gambut dan habitat orangutan, mencegah emisi hingga 7,5 juta ton gas rumah kaca tiap tahun.
Selain itu, kolaborasi dengan PlasticPay mendaur ulang lebih dari 4.000 kg botol plastik melalui mesin Reverse Vending Machine (RVM), mengurangi 20.000 kg emisi karbon dan melibatkan ribuan partisipan dalam ekonomi sirkular.
“Seluruh inisiatif dalam program Langkah Hijau yang kami jalankan adalah wujud nyata dari komitmen jangka panjang Grab untuk Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kami percaya, upaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri... Bersama, kita bisa mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan menjaga keberlangsungan ekosistem bagi generasi mendatang,” tandas Rivana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








