Akurat Logo

Optimalkan Budidaya Tanaman, Unpad Kembangkan Kebun Hidroponik Berbasis IoT

Muhammad Ghifani Ramadifa | 11 Januari 2022, 18:30 WIB
Optimalkan Budidaya Tanaman, Unpad Kembangkan Kebun Hidroponik Berbasis IoT

AKURAT.CO Universitas Padjadjaran (Unpad) mengembangkan kawasan budidaya hidroponik berbasis IoT (Internet of Things) yang terletak di kampus Jatinangor, Sumedang. Kawasan tersebut diberi nama Balé Tatanén Padjadjaran. Balé Tatanén ini dikembangkan oleh para peneliti dari Fakultas Pertanian (Faperta) dan Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP).

Dekan Faperta Unpad Meddy Rachmadi menjelaskan bahwa, pasca peluncuran awal (soft launching) yang berlangsung pada September 2021 lalu, Balé Tatanén Padjadjaran saat ini sudah memiliki empat rumah kaca (green house) yang seluruhnya dilengkapi dengan IoT.

Pada acara Grand Launching Balé Tatanén Padjadjaran yang berlangsung pada Senin (10/1/2022), Meddy mengatakan, ada tiga IoT yang dikembangkan oleh dosen FTIP Unpad. Lainnya ada yang kerja sama dengan Habibie Garden (perusahaan di bidang teknologi pertanian).

"Pemanfaatan teknologi informasi dilakukan guna menunjang optimalisasi budidaya tanaman di kebun hidroponik. Integrasi tersebut menjadikan rumah kaca yang dikembangkan menjadi smart green house," ujar Meddy, dilansir dari laman Unpad. 

Inovasi smart green house sendiri dimotori oleh tim dosen FTIP Unpad yang diketuai  Mimin Muhaemin. Melalui inovasi tersebut, rumah kaca ini dilengkapi dengan sistem pengendalian iklim mikro dan penyediaan nutrisi untuk tanaman, sehingga budidaya tanaman bisa lebih presisi, otomatis, dan terkendali.

Selain itu, ada tim FTIP lainnya yang diketuai Sophia Dwiratna, mengembangkan sistem hidroponik ramah lingkungan melalui inovasi smart watering. Smart watering merupakan perangkat hidroponik pintar yang menggunakan prinsip self watering system tanpa energi listrik. Dengan memanfaatkan smart watering, diyakini bisa meningkatkan efisiensi dalam penggunaan air dan nutrisi sekaligus menekan tingginya penggunaan listrik.

"Selain menjadi kanvas inovasi penelitian dosen Unpad, Balé Tatanén Padjadjaran juga menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa dan pengembangan komoditas unggulan Unpad. Bahkan, digunakan juga sebagai lokasi riset kerja sama Unpad dengan Tsukuba University Jepang dalam hal pengembangan tomat tahan simpan dan tomat tanpa biji serta dengan Shinsu University Jepang dalam hal pengembangan stroberi," jelas Meddy. 

Sementara itu, Wakil Dekan FTIP Unpad Robi Andoyo mengatakan, selain mengembangkan smart green house, FTIP juga membuka workshop pembuatan smart watering, pembuatan produk olahan hidroponik dengan metode cold pressure juice and mix salad, hingga pengembangan kawasan agrowisata.

"Ke depan green house kita akan kembangkan sistem parameter iklim mikro, pembuatan drainase, serta sistem nutrisinya," kata Robi.

Rektor Unpad Rina Indiastuti juga mengapresiasi atas peluncuran Balé Tatanén Padjadjaran ini. Menurutnya, hal ini menjadi wujud inovasi sivitas akademika Unpad yang telah dijalankan dengan baik dan akan terus dikembangkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.