Kanada Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Membedakan Beruang Grizzly

AKURAT.CO, Teknologi pengenalan wajah ternyata tidak hanya untuk manusia, tetapi juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi beruang dan sapi. Pasti sulit membedakan hewan berbulu tersebut jika tidak punya tanda khusus yang membedakan satu dengan lainnya.
Hal itu juga yang menjadi perhatian Melanie Clapham, seorang ahli biologi beruang yang telah menghabiskan lebih dari satu dekade mempelajari beruang grizzly, yang tinggal di Knight Inlet di British Columbia, Kanada.
Sebagai ahli biologi, tentu mudah bagi Clapham mengetahui yang mana, sebut saja Dani, Lenore, dan Bella. Ia bisa memperhatikan hal-hal kecil yang membuat mereka berbeda.
"Saya menggunakan karakteristik individu, misalnya, seekor beruang memiliki lubang di telinganya atau bekas luka di hidungnya," katanya dilansir dari CNN, Senin (23/11/2020).
"Melacak individu beruang itu penting, karena dapat membantu penelitian dan konservasi spesies; mengetahui beruang mana yang bahkan dapat membantu mengatasi masalah seperti mencari tahu apakah grizzly tertentu masuk ke tong sampah atau menyerang ternak petani," lanjutnya.
Meski begitu, Clapham tahu kebanyakan orang tidak memperhatikan detailnya, dan penampilan beruang berubah secara dramatis selama setahun. Seperti ketika mereka mendapatkan mantel musim dingin dan menjadi gemuk sebelum makan, yang membuatnya semakin sulit untuk membedakan antara, katakanlah, Toffee, dan Blonde Teddy.
Sehingga beberapa tahun yang lalu Clapham mulai bertanya-tanya apakah teknologi yang biasanya digunakan untuk mengidentifikasi manusia mungkin dapat membantu, semacam perangkat lunak pengenal wajah, yang membandingkan pengukuran antara fitur wajah yang berbeda dalam satu gambar dengan yang lain.
Clapham kemudian bekerja sama dengan dua pekerja teknologi yang berbasis di Silicon Valley dan bersama-sama menciptakan BearID, yang menggunakan perangkat lunak pengenal wajah untuk memantau beruang grizzly.
Para pendukung teknologi, seperti Clapham, mengatakan ini adalah cara yang lebih murah, tahan lama, dan kurang invasif atau tidak terlalu berbahaya. Misalnya untuk melacak hewan seperti beruang, BearID lebih baik daripada memasang kerah atau menusuk telinga untuk memasang RFID sebagai tanda pembeda.
Sejauh ini, proyek tersebut telah menggunakan AI untuk mengenali 132 hewan secara individual.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina

