Akurat Logo

10 Aplikasi VPN Gratis ini Ternyata Berbahaya, Kamu Pakai yang Mana?

| 28 Juli 2020, 14:02 WIB
10 Aplikasi VPN Gratis ini Ternyata Berbahaya, Kamu Pakai yang Mana?

AKURAT.CO, Di era digital ini, internet sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang, terutama mereka yang bekerja dengan memanfaatkan koneksi internet. Bahkan saat ini, hampir setengah dari total populasi di dunia makin aktif menggunakan internet karena harus mengurangi aktivitas di luar ruangan akibat wabah Covid-19.

Penggunaan Virtual Private Networks (VPN) pun meningkat karena berbagai alasan, seperti menyembunyikan lokasi pengguna sampai membuat peretas lebih sulit untuk menyusup ke jaringan internet. Namun alih-alih membuat aman, VPN bisa menjadi masalah bagi penggunanya.

Biasanya, VPN berbahaya adalah VPN yang tidak berbayar alias gratis. Agar kamu tidak menjadi korban dari VPN abal-abal yang bisa mencuri data-data penting di perangkat, berikut ini telah AkuratIptek rangkum 10 VPN Android gratis yang berbahaya.

  1.     Super VPN
  2.     Hotspot Shield Free
  3.     Hotspot Shield Basic
  4.     Turbo VPN
  5.     Hi VPN
  6.     Snap VPN
  7.     VPN Master
  8.     SpeedVPN
  9.     Hola
  10.     Psiphon Pro

 

Semua daftar VPN di atas merupakan aplikasi VPN gratis yang bisa diunduh di Google Play Store. Menurut data dari McAfee study, 61 persen IT profesional setidaknya pernah melaporkan satu kasus dalam karirnya, tentang pencurian data perusahaan yang dilakukan oleh peretas atau aktivis digital termasuk yang melibatkan VPN gratis.

Tahu lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebenarnya mulai mempertimbangkan izin operasional untuk layanan Virtual Private Network (VPN). Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerepan menjelaskan pihaknya tengah mendiskusikan aturan terkait izin penyediaan layanan VPN.

Regulasi terkait izin layanan VPN masih terus dikaji, sehingga Kominfo masih belum bisa memastikan kapan aturan tersebut diberlakukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.