AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat mendapat informasi terkait keberadaan buronan Harun Masiku di luar negeri. Namun, setelah dilakukan pengecekan pada bulan lalu ternyata orang yang dimaksud bukanlah Harun Masiku.
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, berharap ada informasi valid soal sosok maupun keberadaan Harun Masiku.
KPK juga ingin secepatnya menangkap Harun Masiku karena sudah terlalu lama melarikan diri.
"Sebetulnya targetnya itu secepatnya. Saya ingin kalau ada misalkan ada informasi yang A1, besok kita berangkat gitu," kata Asep kepada wartawan, Jumat (7/7/2023).
Dia memastikan bahwa KPK tidak pernah menunda-nunda untuk menangkap Harun Masiku. KPK serius memburu mantan caleg PDI Perjuangan itu. Hanya saja, belum ada informasi valid soal keberadaannya.
"Kita tidak pernah menunda-nunda gitu, karena kalau ada orangnya seperti misalkan Izil Azhar, ada orangnya dan ada informasi itu kita datang ke sana dengan segala macam risiko," jelas Asep.
"Pak Lukas Enembe, ada orangnya di sana walaupun penjagaannya, kita lakukan. Ini orangnya, informasi terkait orang itu belum ketemu," tambahnya.
Harun Masiku sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pemulusan proses Pergantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPR.
Dia ditetapkan tersangka oleh KPK bersama tiga orang lainnya yakni, mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; mantan Anggota Bawaslu sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina; serta pihak swasta bernama Saeful.
Harun Masiku berhasil lolos dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dengan melarikan diri saat hendak ditangkap. Dia kemudian ditetapkan sebagai buronan KPK pada Januari 2020.
Juga telah ditetapkan sebagai buronan internasional setelah KPK meminta Interpol untuk menerbitkan red notice atas nama Harun Masiku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




