Raja Salman Radang Paru-paru, Istana Kerajaan Sampaikan Doa untuk Kesembuhannya

AKURAT.CO Pada Minggu malam, 6 Oktober, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, menjalani serangkaian pemeriksaan medis berdasarkan rekomendasi dari Klinik Kerajaan.
Menurut laporan dari Saudi Gazette, pemeriksaan ini diperlukan karena Raja Salman, yang kini berusia 88 tahun, mengalami gejala radang paru-paru.
Pihak Istana Kerajaan turut menyampaikan doa bagi kesehatan Raja Salman, dan berharap agar beliau diberikan kesehatan dan kesejahteraan.
Dalam pernyataan resmi dari Istana Kerajaan, mereka menyatakan, "Semoga Allah melindungi Penjaga Dua Masjid Suci dan memberinya kesehatan serta kesejahteraan."
Pemeriksaan medis ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh Raja Salman dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Riwayat Kesehatan Raja Salman, Kini Alami Radang Paru-paru
Pada Mei 2024, Raja Salman juga sempat menjalani pemeriksaan medis di Klinik Kerajaan yang terletak di Istana Al-Salam, Jeddah.
Saat itu, Raja didiagnosis menderita infeksi paru-paru, dan dokter yang merawatnya merekomendasikan pengobatan antibiotik untuk memulihkan kesehatannya.
Sebagai seorang tokoh penting di dunia Islam dan pemimpin tertinggi Arab Saudi, kondisi kesehatan Raja Salman selalu menjadi perhatian, baik di dalam negeri maupun internasional.
Dengan usianya yang semakin lanjut, pemeriksaan kesehatan rutin dan penanganan medis yang cepat menjadi prioritas untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan kepemimpinannya.
Doa dan harapan bagi kesembuhan Raja Salman tidak hanya datang dari dalam Kerajaan, tetapi juga dari umat Muslim di seluruh dunia yang melihatnya sebagai penjaga dan pelindung Dua Masjid Suci di Mekkah dan Madinah, tempat-tempat suci paling penting bagi umat Islam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








