Apa itu Hari Tasyrik? Ini Definisi, Amalan dan Larangannya

AKURAT.CO Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Pada hari-hari ini, umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah haji masih berada di Mina untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji seperti melempar jumrah.
Amalan di Hari Tasyrik
1. Melempar Jumrah:
Pada hari-hari Tasyrik, jemaah haji melaksanakan melempar jumrah di Mina sebagai bagian dari ritual haji. Mereka melempar tiga jumrah: Ula, Wusta, dan Aqabah.
2. Makan dan Minum:
Hari Tasyrik juga dikenal sebagai hari makan dan minum. Rasulullah SAW bersabda:
“يوم عرفة ويوم النحر وأيام التشريق عيدنا أهل الإسلام وهي أيام أكل وشرب”
Artinya: "Hari Arafah, hari Nahr, dan hari-hari Tasyrik adalah hari raya kita, umat Islam, dan hari-hari tersebut adalah hari makan dan minum." (HR. Tirmidzi)
3. Takbir:
Disunahkan untuk memperbanyak takbir pada hari Tasyrik. Ini merupakan salah satu bentuk dzikir yang dianjurkan selama hari-hari tersebut.
Larangan di Hari Tasyrik
1. Berpuasa:
Dilarang berpuasa pada hari Tasyrik. Ibnu Umar dan Aisyah radhiyallahu ‘anhuma berkata:
“لم يرخص في أيام التشريق أن يصمن إلا لمن لم يجد الهدي”
Artinya: "Tidak diizinkan berpuasa pada hari-hari Tasyrik kecuali bagi orang yang tidak menemukan hadyu (binatang qurban)." (HR. Bukhari)
2. Melakukan Aktivitas yang Menghilangkan Makna Hari Raya:
Hari Tasyrik adalah hari untuk bersyukur, sehingga aktivitas yang menghilangkan makna syukur dan kebersamaan umat Islam dianjurkan untuk dihindari.
Pendapat Ulama
Para ulama sepakat bahwa hari Tasyrik adalah hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa.
Imam Nawawi dalam kitabnya, Al-Majmu’, menyatakan:
"وأما الأيام التي نهى عن صيامها فهي خمسة: عيد الفطر وعيد الأضحى وأيام التشريق الثلاثة"
Artinya: "Adapun hari-hari yang dilarang untuk berpuasa adalah lima: Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, dan tiga hari Tasyrik."
Baca Juga: Niat Puasa Sunah Dzulhijjah, Dilengkapi Arab, Latin dan Artinya
Hari Tasyrik merupakan bagian penting dari rangkaian ibadah haji dan memiliki makna yang mendalam bagi umat Islam.
Pada hari-hari ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, makan dan minum, serta melaksanakan amalan-amalan haji bagi yang sedang berhaji.
Sementara itu, puasa dan aktivitas yang menghilangkan makna syukur pada hari ini dilarang.
Semoga dengan memahami makna dan amalan pada Hari Tasyrik, kita bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









