Humor Gus Dur: Puasa Setengah Tahun, Bikin Ngakak!

AKURAT.CO Bagi warga Nahdlatul Ulama atau bahkan umat muslim secara umum, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur merupakan salah seorang tokoh yang gencar dalam mengampanyekan toleransi dan persatuan di Indonesia.
Dirinya tidak hanya berkomunikasi atau berteman dengan kalangan muslim saja, melainkan juga bersahabat dengan kalangan-kalangan lainnya yang berbeda agama, seperti halnya umat Kristen, Katolik, Hindu, Konghucu dan lain sebagainya.
Sebagai sosok yang pernah menjabat sebagai presiden Republik Indonesia, Gus Dur merupakan tokoh yang cukup populer dengan segala kontroversi dan misteri yang ada dalam dirinya. Karena, pada saat Gus Dur mengambil alih kursi kepresidenan, Indonesia dianggap menjadi negara yang benar-benar melakukan hingar bingar demokrasi dengan segala kebebasan tanpa ada intervensi sedikit pun dari pihak pemerintah.
Namun, walaupun beliau dianggap kontroversi oleh sebagian orang, ia tetap saja tampil sebagaimana apa adanya. Bahkan Gus Dur masih sering melontarkan jokes atau humor-humor lucu kepada para pengikut atau temannya.
Baca Juga: Hukum Bermesraan bagi Suami Istri saat Puasa, Apakah Membatalkan Puasa?
Karena bagi Gus Dur, humor itu seperti sudah menjadi sebuah nutrisi menyehatkan, bahkan dirinya tidak terlupa untuk melontarkan sebuah humor dalam setiap kesempatannya, baik dalam forum resmi maupun selainnya.
Salah satu humor yang cukup menarik yang pernah dilontarkan Gus Dur adalah tentang “Puasa Setengah Tahun”. Simak baik-baik humornya berikut ini.
Pada suatu ketika, Gus Dur bersama seorang temannya, Muhammad AS Hikam (Mantan Menristek dan Peneliti LIPI) tengah melakukan sebuah perjalanan untuk menghadiri sebuah pengajian di daerah Jawa Barat. Acara itu bertepatan di bulan Asyura yang diisi ceramah mauidhah oleh seorang kiai dari Demak.
Dalam ceramahnya, kiai tersebut menyampaikan beberapa keutamaan puasa di bulan Asyura, yang mana dikatakan bahwa “Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Asyura, maka seperti berpuasa satu tahun”.
Setelah selesai acara, Gus Dur dengan keseriusan berbicara kepada Muhammad AS Hikam: “Kam, besok puasa lho Kam”.
“Ah, yang benar Gus”, jawab Muhammad AS Hikam. “Iya Kan, lumayan. Dawuh kiai tadi, puasa sehari seperti puasa setahun”, tutur Gus Dur dengan serius.
Baca Juga: Hukum Melakukan Hate Speech di Sosmed saat Puasa, Apakah Membatalkan Puasa?
Mendengar hal itu, Muhammad AS Hikam kurang mempercayainya. Mengingat keadaan Gus Dur pada waktu itu kurang baik di tengah banyaknya kegiatan.
Keesokan harinya, mereka berdua harus pergi ke Tuban untuk menghadiri acara lainnya, yakni haul. Di tengah perjalanan sekitar waktu Dzuhur, Gus Dur meminta Muhammad AS Hikam untuk menghentikan kendaraan.
“Kam, berhenti sebentar ya, kita cari tempat makan”, pinta Gus Dur.
“Lho, kan puasa, Gus. Ini masih tengah hari, Gus”, jawab Muhammad AS Hikam.
“Iya Kam, saya ambil setengah tahun saja”, jawab Gus Dur dengan datar.
Mendengar jawaban tersebut, Muhammad AS Hikam pun tertawa dan melongo atas ulah Gus Dur itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









