Akurat Logo

Waspada, Dosa-dosa Ini Tak Diampuni Allah di Malam Nisfu Sya’ban

Hadits Abdillah | 21 Februari 2024, 15:38 WIB
Waspada, Dosa-dosa Ini Tak Diampuni Allah di Malam Nisfu Sya’ban

AKURAT.CO Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam mulia dalam ajaran Islam setelah malam Lailatul Qadar. Tak seperti malam Lailatul Qadar yang waktunya tidak diketahui, waktu berlangsungnya malam Nisfu Sya’ban tidak dirahasiakan. Malam mulia ini jatuh pada tanggal 15 Sya’ban dalam penanggalan hijriyah.

Momentum yang hanya diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW ini menjadi malam yang penuh rahmat serta karunia Allah SWT. Selain itu, pada malam Nisfu Sya’ban, Allah SWT juga menurunkan para malaikat ke langit dunia. Sehingga momentum ini tidak dapat dilewati begitu saja.

Untuk menghidupkan malam yang mulia ini, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan beberapa amalan, yang salah satunya adalah memohon ampunan kepada Allah SWT. Sebab pada malam Nisfu Sya’ban Allah juga akan membuka pintu ampunan. Tetapi terdapat beberapa dosa yang tidak diampuni oleh Allah pada malam Nisfu Sya’ban sekalipun.

Baca Juga: 5 Sejarah Penting pada Malam Nisfu Sya'ban, Pada Umumnya Umat Islam Belum Tahu

Berikut ini merupakan dosa-dosa yang tidak diampuni Allah pada malam Nisfu Sya’ban:

1. Dosa Syirik

Syirik merupakan suatu istilah yang digunakan untuk tindakan menyekutukan Allah SWT oleh manusia. Orang-orang yang melakukan tindakan ini dikenal dengan istilah musyrikin.

Syirik menjadi dosa terbesar bagi umat manusia serta menjadi dosa yang tidak akan Allah ampuni kecuali jika pelaku tindakan syirik bertaubat sebelum mereka mati. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nisa ayat 48, yaitu:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah berbuat dosa yang sangat besar.”

2. Berzinah

Dalam Al-Qur’an Allah SWT dengan tegas melarang umat muslim untuk menjauhi zina. Hal ini telah tertulis dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 32, yang berbunyi:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةًۗ وَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Artinya: “Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan terburuk.”

Zina menjadi salah satu dosa besar yang tidak akan Allah ampuni pada malam Nisfu Sya’ban. Orang yang dianggap berzina merupakan orang-orang yang secara sadar melakukan perbuatan tersebut serta mengakuinya.

Tak hanya diberikan dosa yang besar, Allah SWT bahkan telah menetapkan hukuman fisik bagi para pelaku zina di tempat terbuka, seperti contohnya adalah hukuman rajam.

Tetapi sama seperti dosa syirik Allah juga akan mengampuni dosa zina jika yang bersangkutan bertaubat disertai dengan penyesalan akan perbuatannya.

Baca Juga: Bullying dalam Islam, Bagaimana Al-Quran Memandangnya? Simak Penjelasannya di Sini!

3. Durhaka Kepada Orang Tua

Durhaka kepada orang tua tergolong ke dalam perbuatan yang mengakibatkan dosa besar. Durhaka sendiri merupakan segala bentuk perbuatan yang dapat menyakiti hati orang tua. Allah SWT telah memerintahkan kepada seluruh umat muslim untuk senantiasa berlaku baik kepada kedua orang tua.

Perintah itu terdapat dalam surat Al-Isra ayat 23, yaitu:

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Artinya: “Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”

Diantara ganjaran yang Allah berikan kepada anak yang durhaka, salah satunya adalah dosa-dosanya tidak diampuni oleh Allah SWT.

Demikian beberapa dosa yang tidak akan Allah SWT ampuni pada malam Nisfu Sya’ban. Tetapi dapat disimpulkan jika dosa-dosa besar tersebut tetap akan diampuni oleh Allah, jika pelukan melakukan taubat yang sungguh-sungguh atau taubat nasuha.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Lufaefi
Editor
Lufaefi