Ketua Muhammadiyah: Maulid Nabi Boleh, Tapi Jangan Mengkultuskan Nabi

AKURAT.CO Muhammadiyah tidak melarang perayaan hari besar Maulid Nabi Muhammad Saw. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad mewanti-wanti supaya umat Islam tidak berlebihan dalam maulid nabi, apalagi sampai mengkultuskan sosok Nabi Muhammad Saw.
“Mungkin harus hati-hati karena menghormati seseorang itu jangan sampai kita menjurus pada kultus individu, yaitu memuja manusia secara berlebihan,” kata dia dikutip AKURAT.CO, Senin (24/10).
Ia juga menyebut agar dalam acara maulid tidak menisbatkan sifat-sifat yang hanya Allah yang memiliki, dinisbatkan pada Nabi Muhammad.
“Jadi mungkin sikap kita pada Nabi Muhammad adalah sikap yang hormat, yang penuh dengan perhormatan sedemikian rupa mencontoh tingkah laku Nabi. Jangan jadikan Nabi Muhammad itu sebagai sosok yang bisa memberi rezeki, yang bisa menyelamatkan, yang bisa memberikan mudarat karena itu adalah hak Allah,” lanjut Dadang.
Dalam memperingati maulid, lanjut Dadang, umat Islam memperbanyak salawat dan bukan berdoa meminta pada Rasulullah. Selain itu, Dadang berpesan agar umat Islam meneladani akhlak Rasulullah Saw dan mempelajari perjuangan Nabi Muhammad Saw.
“Oleh karena itu Rasulullah Saw kita peringati hari lahirnya ini untuk kita ambil ibrah, pelajaran bagi kita terutama akhlak mulia kanjeng Rasulullah Saw. Karena itu yang ditonjolkan oleh Allah, innaka la’ala khuluqin adhim. Sesungguhnya engkau itu Muhammad memiliki akhlak yang agung,” ujar Dadang.
Dadang juga menyebut agar umat Islam tidak hanya bicara soal kelahiran maupun keluarga nabi, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana beliau berjuang.
“Jadi untuk itu mungkin dengan diadakannya Maulid Nabi itu, tidak hanya menceritakan kelahiran Nabi itu kapan, bahwa nama ibunya Siti Aminah, ayahnya Sayid Abdullah, bukan hanya itu. Yang mungkin perlu kita sampaikan pada umat itu bagaimana Nabi Muhammad Saw itu berjuang, berpribadi sehingga oleh Allah dipuji sebagai orang yang punya akhlakul karimah,” pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T



