AKURAT.CO Gus Baha atau KH Bahauddin Nursalim dikenal sebagai ulama kharismatik. Beliau banyak disukai masyarakat karena ceramahnya yang enak didengar dan mudah dimengerti.
Tidak hanya mendiskusikan persoalan agama, Gus Baha juga dikenal menyampaikan persoalan-persoalan sosial yang erat dengan agama itu sendiri. Salah satunya, Gus Baha membicarakan kenapa orang Islam harus pandai guyonan dan bercanda.
Dalam salah satu video yang diunggah akun Facebook Dawuh Kiai pada 25 Nopember 2020, Gus Baha menjelaskan bahwa guyonan atau bercanda dalam Islam itu sangat penting.
Menurut beliau, mengapa guyonan itu penting karena agar orang betah dengan Islam, dengan ulama, Kiai, sehingga mereka tidak mencari kesenangan di titik-titik kemaksiatan.
Para ulama kita, kata beliau, pada suka guyonan, seperti beberapa di antaranya KH Maimoen Zubair dan KH Nursalim, yang juga merupakan bapak dari beliau sendiri. Keduanya kata Gus Baha, suka dengan bercanda.
Sebaliknya, menurut Gus Baha, jika Islam atau orang yang menyampaikan ajaran Islam tidak suka dengan humor, sehingga Islam terlihat 'garing', bisa saja membuat orang bosan sehingga mencari kesenangan di dunia kemaksiatan.
Oleh sebab demikian menurut pakar tafsir Al-Qur'an tersebut, umat Islam harus pandai-pandai guyonan, agar beragama itu rileks, dan orang mudah untuk menerima Islam karena memang menyenangkan, bukan tegang dan selalu serius.
Itulah penjelasan Gus Baha mengapa orang Islam harus pandai guyonan dan bercanda. Semoga bermanfaat.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik





