Akurat Logo

Luncurkan Buku Humor, Abdul Mu'ti Ingin Tepis Orang Muhammadiyah Selalu Serius

Thony H | 12 September 2022, 15:02 WIB
Luncurkan Buku Humor, Abdul Mu'ti Ingin Tepis Orang Muhammadiyah Selalu Serius

AKURAT.CO Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti meluncurkan buku berjudul Guyon Maton: Lucu Bermutu ala Muhammadiyah, di Aula Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/9).

Buku yang diterbitkan penerbit IBTimes ini berisi 54 kompilasi lelucon Abdul Mu’ti, tokoh Persyarikatan yang dikenal memiliki segudang lelucon dan candaan.

Dalam peluncuran buku ini, hadir langsung Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari, Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi, perwakilan DPP PIKI, Pendeta Victor Rembeth, perwakilan KWI, Romo Benny Susetyo, anggota DPR RI, Ahmad Basarah, beserta Angkatan Muda Muhammadiyah.

Mu'ti menyebut buku ini kumpulan dari ceramah di berbagai forum, itu juga atas permintaan pembaca di media sosial saya yang minta dikompilasikan.

“Saya merasa buku ini kumpulan dari ceramah di berbagai forum, itu juga atas permintaan pembaca di media sosial saya yang minta dikompilasikan. Sebetulnya agak banyak sebetulnya tapi (angka 54) disesuaikan dengan usia saya, termasuk harganya,” kata Mu’ti.

Selain itu dia juga menyebut jika bercanda tanpa niat merendahkan maka akan diterima oleh yang lain.

“Semua ini kalau kita akrab, tulus, tidak bermaksud merendahkan satu sama lain insyaallah bercanda kita diterima dengan yang lain,” imbuhnya.

Pihal Penerbit IBTimes, Azzaki Khoiruddin berharap penerbitan buku ini selain dapat mencairkan suasana kebangsaan yang terus tegang, juga dapat mengikis anggapan bahwa orang Muhammadiyah selalu serius.

“Alasan kedua, adalah alasan objektif bahwa di Muhammadiyah jadi orang lucu itu anomali, aneh, minoritas. Kebanyakan orang Muhammadiyah dikenal serius. Oleh karena itu (buku ini diterbitkan) supaya lebih mencairkan suasana,” pungkasnya.

Selain itu, Romo Benny Susetyo juga menyebut Abdul Mu’ti adalah sosok yang dikenal humoris oleh banyak kalangan, termasuk di kalangan umat Katolik dan Kristiani bahkan sampai di forum internasional.

“Kalau kita baca, lelucon dia itu tidak sekadar membuat kita tertawa, tapi juga membuat hati terguncang, membuat orang berefleksi dan mempertobatkan orang,” kata Romo Benny.

“Kemampuan Prof Mu’ti bisa membangun energi yang positif. Jadi buku ini layak dibaca dan menurut saya excellence. Tidak ada kiai besar yang mampu menghasilkan joke setelah Pak Hasyim Muzadi hilang (wafat). Setelah itu ya Prof Mu’ti, ga ada lagi. Dulu ada Gus Dur joke-jokenya, tapi setelah beliau wafat, setelah itu habis,” kesannya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi