Asosiasi Dai Daiyah Indonesia Gelar Sertifikasi Dai Batch 2, Cek Syaratnya di Sini!

AKURAT.CO Asosiasi Dai Daiyah Indonesia (ADDAI) akan menyelenggarakan Sertifikasi Dai ADDAI Batch 2 secara online pada 10-11 September 2022. Program ini merupakan ikhtiar untuk menstandarkan kompetensi dai dan sikap moderatnya. Pada program sertifikasi ini para dai akan tidak hanya diuji kualitas materi dan performa dakwahnya, tapi juga level kemoderatannya.
Dilansir dari website resmi ADDAI, saat ini muncul dai yang tidak kompeten sekaligus tidak moderat yang menjadi problem keumatan.
"Munculnya dai-dai yang tidak kompeten dan menjadi problem baru keumatan, maka suatu yang niscaya bila para dai pun perlu disertifikasi karena kualitas dai menentukan kualitas umat," jelas ADDAI.
ADDAI juga menyebut, semakin banyak yang bisa mengikuti program ini, semakin menjadi bukti perhatian kita untuk meningkatkan kualitas umat dengan menstandarkan terlebih dulu kualitas dai.
Tema kegiatan ini adalah “Mengglobalkan Nilai dan Pesan Kebaikan Islam”.
Selain itu disebut, dai yang berhasil lulus melalui akan mendapatkan: Sertifikat Dai dalam 3 Bahasa (Indonesia, Inggris, Arab), gelar CDAI (Certified Dai), dan direkomendasikan menjadi Dai di Aplikasi CARI USTADZ.
Tidak hanya itu, sertifikat dapat digunakan sebagai prasyarat berdakwah di instansi pemerintahan dan lembaga penyiaran, serta dapat dipakai sebagai prasyarat berdakwah di dalam dan luar negeri.
Masih dikutip dari website resmi ADDAI, peserta yang mendaftar akan mengikuti kegiatan secara online dan mendapatkan materi sebagai berikut:
1. Menjadi Dai Islam Wasathiyyah
2. Akhlak dan Kode Etik Dai
3. Menjadi Dai ADDAI: Identitas, Prinsip, dan Ideologinya
4. Kebijakan Kemenag terkait Pembinaan Dai
5. Peluang dan tantangan Dakwah Internasional
6. Dai Motivator: Memadukan Teknik Dakwah dan Motivasi
Adapun narasumber program Sertifikasi Dai ADDAI batch 2 ini ialah Dr. Moch. Syarif Hidayatullah, Lc., CDAI. (Ketua Umum ADDAI), Dr. Muhamad Zen, Lc., CDAI. (MUI Pusat), Suhendi Alkhathab, CDAI, M.A. (Sekum ADDAI), Nanang Qosim Yusuf (Naqoy), CDAI. (Motivator Nasional), Dr. H. Idrianto Faishal, MA (Bimas Kemenag RI), dan H. Ahmad Fauzi Qosim, MA., MM., CDAI. (Dompet Dhuafa).
Kemudian juga disebut, dai yang berminat mengikuti program ini bisa mendaftarkan dirinya melalui link berikut: https://s.id/daftarsertifikasidai-ADDAI danmendapatkan rekomendasi dari Lembaga/Masjid/Instansi terkait.
Adapun biaya untuk mengikuti sertifikasi ini sebesar 150 ribu bagi anggota ADDAI dan 300 ribu untuk Non-Anggota ADDAI. Transfer ke : BSI Rek. 7232202186 a/n YAYASAN DAI-DAI’YAH INDONESIA. Konfirmasi bukti transfer 081385921154 atau 081294236177.
Ketua Umum ADDAI Dr Syarif Hidayatullah menyebut, kegiatan sertifikasi ini lebih penting lagi sebagai wujud tanggung jawab sosial keumatan kita.
“Mari ajak dai-dai di sekitar kita untuk mengikuti program ini sebagai wujud tanggung jawab sosial keumatan kita. Mari bagikan info ini ke orang-orang di sekitar kita agar mereka tahu bahwa para dai itu tak pernah berhenti belajar," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik




