RS Cinta Kasih Tzu Chi dan PIK2 Hadirkan Sehat on the Road di Pakuhaji

AKURAT.CO Kesehatan sering kali terabaikan di tengah rutinitas. Namun di Gedung Serba Guna Kecamatan Pakuhaji, suasana berbeda terasa pada Rabu, 17 September 2025.
Puluhan warga berkumpul dengan wajah antusias. Mereka bukan hanya datang untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk merawat diri melalui program Sehat on the Road bertema “Sayangi Jantungmu, Tekan Hipertensimu” yang digagas CSR PIK2 bersama RS Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng.
Sejak pagi, peserta rela antre untuk menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan gratis. Mulai dari cek tekanan darah, gula darah, hingga kolesterol.
Bagi sebagian warga, ini adalah kesempatan langka untuk mengetahui kondisi tubuh mereka.
Tidak berhenti di situ, tenaga medis profesional juga memberikan konseling personal agar warga memahami hasil pemeriksaan serta langkah yang perlu dilakukan.
Program ini tak hanya berupa layanan kesehatan, tetapi juga edukasi gaya hidup sehat. Melalui talkshow interaktif, masyarakat diajak memahami lebih dalam bahaya hipertensi, cara menjaga kesehatan jantung, hingga pentingnya pola makan seimbang.
Baca Juga: Download 30 Link Twibbon Hari Kesaktian Pancasila 2025 Gratis, Cocok Dipajang di Media Sosial!
“Dengan adanya talkshow ini, jadi bertambah ilmunya untuk kami yang sebelumnya tidak tahu menahu tentang penyakit jantung ciri-cirinya bagaimana. Alhamdulillah jadi tahu dampak negatif dan positifnya terkait jantung, buat kami lebih paham,” tutur Nuraidah, salah satu peserta.
Bagi warga seperti Sumiati, seorang ibu rumah tangga dari Desa Laksana, kegiatan ini memberikan harapan baru.
“Saya biasanya malas cek kesehatan karena jauh dan biayanya juga tidak sedikit. Dengan adanya kegiatan seperti ini, saya merasa diperhatikan. Jadi tahu kalau tekanan darah saya agak tinggi, dan dokter menyarankan saya untuk lebih banyak jalan pagi,” ungkapnya sambil tersenyum.
Melalui Sehat on the Road, CSR PIK2 bersama RS Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng kembali menegaskan komitmennya: kesehatan adalah hak semua orang.
Di Pakuhaji, semangat gotong royong dan kepedulian itu nyata terasa. Bukan hanya sekadar acara sehari, tetapi pesan yang tertanam agar masyarakat lebih peduli pada jantung mereka dan berusaha menekan risiko hipertensi sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi






