Hari Kanker Kepala dan Leher Sedunia: Pentingnya Deteksi Dini dan Peran Teknologi Medis

AKURAT.CO Setiap tanggal 27 Juli, dunia memperingati Hari Kanker Kepala dan Leher Sedunia. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan kanker yang sering terlambat terdeteksi, padahal bisa dicegah dan diobati lebih efektif jika ditemukan sejak dini.
Kanker kepala dan leher merupakan kelompok kanker yang tumbuh di area seperti rongga mulut, hidung dan tenggorokan. Jenis kanker ini juga bisa muncul di laring (kotak suara) dan kelenjar ludah.
Dikutip dari World Health Organization, Minggu (27/7/2025), jenis kanker ini masuk dalam 10 besar penyebab kematian akibat kanker secara global. Beberapa faktor risiko utamanya antara lain:
- Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan
- Infeksi HPV (Human Papillomavirus)
- Paparan bahan kimia tertentu dalam jangka panjang
- Kebersihan mulut yang buruk
Masyarakat perlu mengenali gejala awal agar kanker tidak terlambat ditangani. Beberapa gejala umum kanker kepala dan leher meliputi:
- Sakit tenggorokan yang tak kunjung sembuh
- Benjolan di leher atau mulut
- Suara serak berkepanjangan
- Kesulitan menelan
- Pendarahan tak biasa dari mulut atau hidung
Kemajuan teknologi kini menjadi harapan baru dalam penanganan kanker ini. Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam CT scan dan MRI membantu mendeteksi tumor lebih cepat dan akurat.
Selain itu, teknik seperti bedah robotik dan radioterapi presisi memungkinkan pengangkatan sel kanker tanpa merusak jaringan sehat. Kini, pasien juga bisa berkonsultasi dan mendapatkan perawatan lewat telemedisin yang lebih mudah diakses.
Hari Kanker Kepala dan Leher Sedunia pertama kali dicanangkan oleh International Federation of Head and Neck Oncologic Societies (IFHNOS) pada tahun 2014. Peringatan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan edukasi publik tentang pencegahan dan gejala awal
- Mendorong pemeriksaan dini secara rutin
- Mengurangi stigma terhadap penderita kanker
Agar terhindar dari risiko kanker kepala dan leher, masyarakat dianjurkan untuk:
- Menghindari rokok dan alkohol
- Menjaga kebersihan mulut
- Menjalani vaksinasi HPV
- Menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama jika memiliki gejala mencurigakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya






