AKURAT.CO Sunscreen merupakan produk berupa cream, gel ataupun cairan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat merusak kulit.
Bahaya dari sinar ultraviolet dapat mengakibatkan kanker kulit dan penuaan dini jika terpapar terlalu sering. Sunscreen sangat diperlukan untuk perlindungan kulit dari luar.
Walaupun melindungi, sebaiknya jangan asal membeli saja karena sunscreen memiliki tipe untuk masing-masing jenis kulit.
Ada tiga tipe sunscreen, yaitu physical, chemical, dan hybrid. Secara garis besar, fungsi ketiganya sama, yaitu memberikan perlindungan terhadap paparan sinar matahari berlebih.
Meski demikian, setiap jenis memiliki kandungan dan cara kerja yang berbeda-beda.
Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut, simak informasi di bawah ini.
Tipe Sunscreen dan Kegunaannya
Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (18/7/2023), berikut tipe dan kegunaannya masing-masing:
1. Physical
Dikenal juga sebagai mineral sunscreen adalah jenis tabir surya yang bekerja seperti tameng yang menghalangi sinar UV menembus ke dalam kulit.
Tipe yang satu ini bertekstur kental dan langsung bekerja saat digunakan. Kelebihannya adalah aman digunakan untuk kulit sensitif, namun kekurangannya dapat menyebabkan whitecast pada kulit.
2. Chemical
Chemical bertekstur ringan, cocok dipakai jika ingin ditambah dengan make up. Tipe ini tidak cocok untuk yang memiliki kulit sensitif dan pemakaian efektifnya harus menunggu 10 sampai 20 menit terlebih dahulu.
Chemical bekerja di bawah permukaan kulit dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas agar tidak masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam.
Beberapa bahan kimia yang ada di dalam kandungan chemical sunscreen adalah oxybenzone, avobenzone, octinoxate, octocrylene, octisalate, dan ecamsule.
3. Hybrid
Merupakan gabungan dari jenis physical dan chemical. Kelebihan dari tipe ini adalah cocok untuk kulit sensitif dan memiliki tekstur ringan.
Meski begitu, efektivitas hybrid sunscreen masih perlu diteliti lebih lanjut. Campuran bahan aktif pada physical dan chemical dapat membuat efektivitas hybrid berkurang setelah 2 jam pemakaian.
Jadi kurang cocok dipakai beraktivitas di luar ruangan dalam jangka waktu yang lama.
Itulah tiga tipe sunscreen yang perlu kamu ketahui. Dengan mengetahuinya kamu dapat memilih jenis yang cocok sesuai dengan kulit masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



