Akurat Logo

Ampuh Turunkan Kolesterol, Rekomendasi Jus Yang Wajib Diminum Setelah 'Nyate' Daging Kurban

Mitha Theana | 3 Juli 2023, 10:34 WIB
Ampuh Turunkan Kolesterol, Rekomendasi Jus Yang Wajib Diminum Setelah 'Nyate' Daging Kurban

AKURAT.CO, Mengonsumsi daging kurban terlalu banyak dapat menyebabkan tingginya kolesterol. Kolesterol merupakan jenis lemak yang ditemukan dalam makanan hewani.

Lemak kolesterol yang normal dalam tubuh berkisar antara 250 hingga 300 mg. Jika berlebihan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. 

Tidak dapat dipungkiri, lebaran Iduladha pasti banyak daging kurban seperti kambing maupun sapi. Di waktu ini juga, konsumsi daging menjadi tidak terkontrol. Segala macam menu daging bisa kita makan.

Kemudian bagaimana caranya supaya kita dapat mengonsumsi daging kurban tanpa takut kolesterol tinggi? Terdapat beberapa jus yang bisa menurunkan kolesterol setelah makan daging.

Dikutip dari beberapa sumber, Senin 3 Juli 2023, berikut deretan jus yang dapat menurunkan kolesterol.

Rekomendasi jus untuk turunkan kolesterol

1. Buah bit

Buah bit dapat membantu untuk menurunkan tingginya kolesterol dalam tubuh.

Dalam buah bit mengandung senyawa batae-yanin yang mampu menurunkan proses oksidasi kolesterol jahat-LDL agar terhindar dari penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah. Jus buah bit ini bisa diminum sebanyak dua kali sehari supaya badan sehat.

2. Jus jeruk

Buah jeruk mengandung banyak vitamin C yang bisa membantu menurunkan kolesterol. Kandungan pektin di dalamnya juga mampu membantu menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kadar HDL.

Flavonoid akan membantu menekan reaksi oksidasi LDL yang memicu pengentalan darah dan mencegah pengendapan lemak dinding pembuluh darah. Namun jus ini tidak direkomendasikan bagi penderita diabetes karena kandungan gulanya.

Asam pada jeruk juga sebaiknya dihindari bagi penderita asam lambung.

3. Jus pepaya

Buah pepaya yang mempunyai kandungan pektin dapat menurukan LDL dalam tubuh. Selain itu kandungan vitamin C, betakaroten dan asam folat juga berfungsi sebagai antioksidan. 

Jika kita rutin meminum jus buah ini, kandungan senyawa papain, papayotimin dan kemopapinnya bantu tingkatkan empedu. Hasilnya, metabolisme lemak jadi lebih meningkat.

4. Jus nanas

Kolesterol akibat kebanyakan mengonsumsi daging bisa diatasi dengan minum jus nanas. Jus nanas mengandung enzim bromelin yang dapat menurunkan kolesterol dan dapat mencegah aterosklerois.

Selain itu kalium yang terkandung juga dapat membantu menstabilkan tekanan darah. Namun kandungan gula pada nanas sangat tinggi sehingga tidak direkomendasikan untuk penderita diabetes.

5. Jus kelor

Daun kelor mengandung vitamin C lebih tinggi daripada buah jeruk. Tidak hanya itu, endapan vitamin A empat kali lebih banyak dari wortel, tiga kali potasium pisang dan dua kali protein susu.

Dengan mengonsumsi jus daun kelor secara rutin setelah makan daging banyak, LDL dalam tubuh bisa turun.

6. Buah pir

Buah pir mengandung banyak pektin dan senyawa antioksidan yang dapat menekan kadar LDL serta melindungi tubuh dari potensi penyakit kronis.

Kandungan gula dalam buah pir termasuk tinggi, sehinga tidak direkomendasikan bagi penderita diabetes.

7. Delima

Buah delima dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh. Buah delima mengandung vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, Vitamin C dan Vitamin E serta beberapa mineral penting lain seperti kalsium.

Nutrisi yang ada pada delima dapat bermanfaat menjaga kolesterol baik tetap dalam kondisi yang normal dan cocok dijadikan sebagai jus untuk menurunkan LDL.

8. Semangka

Semangka bisa dijadikan jus untuk menurunkan LDL dan berkaitan dengan pelindungan terhadap jantung. Selain itu juga bisa mencegah terjadinya gejala heatstroke dan menjaga tekanan darah agar tetap dalam kondisi terbaiknya.

Itulah beberapa jus yang dapat menurunkan kolesterol tinggi dalam tubuh akibat mengonsumsi daging terlalu banyak. Semoga bermanfaat. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.