Awas! Penyakit Vaginismus, Vagina Kaku Penetrasi Susah

AKURAT.CO, Siapa di antara Anda yang baru pertama kali mendengar istilah vaginismus? Vaginismus ternyata adalah sebuah penyakit kekakuan pada otot-otot vagina hingga menyulitkan proses penetrasi penis ke dalam vagina. Hal tersebut sejalan dengan penyataan Dokter Robbi Asri Wicaksono SpOG yang merupakan Dokter Penggiat Vaginismus Pertama di Indonesia dan pada tahun 2018 berhasil mendapatkan rekor MURI.
“Vaginismus adalah sebuah penyakit dengan gejala yang paling umum adalah penis tidak bisa masuk ke vagina. Sampai ada yang mengira kalau penis tidak bisa masuk, mungkin karena kurang rileks. Vaginismus itu bukan berarti penis dalam keadaan kurang rileks. Vaginismus itu adalah penyakit kekakuan otot pada vagina sehingga menyebabkan masalah dengan penetrasi,” ungkap dokter yang lahir di Solo ini.
Dokter yang juga merupakan perintis penanganan medis dengan visi "Ramah Vaginismus" dan prinsip "Support Vaginismus, Respect Vaginismus" itu mengungkapkan
“Penisnya normal, ereksinya normal, si perempuan pun mengalami rangsangan seksual yang normal, respons seksual yang normal, vaginanya basah, dia pun menginginkan aktivitas seks. Namun penetrasi penis terhadap vagina itu tidak terjadi atau kalaupun terjadi itu sulit atau sangat menyakitkan,” jelas dr. Robbi.
dr. Robbi juga menjelaskan tidak sedikit wanita yang mengalami penghinaan ketika mengidap penyakit yang satu ini.
“Nah masalahnya, di dunia ini ketika mendapati perempuan dengan keluhan vaginismus, entah itu gagal penetrasi ataupun nyeri pada saat penetrasi. Data saya menunjukkan 98,3% mereka hanya dikata-katai, dihakimi, disudutkan, dianggap kamu tidak mau bekerja sama. Nah, itu justru bukannya menghasilkan langkah kesembuhan, bukanlah pertolongan, bukanlah solusi. Hanya melakukan penghinaan terhadap pasien sambil penyakitnya pun tidak sembuh,” ujarnya.
“Jadi memang kebetulan saya mengkhususkan sendiri di bidang vaginismus dan saat ini pun aktivitas saya yang terbanyak adalah menangani penderita vaginismus dan kami sangat bangga dipercaya pasien-pasien dari seluruh Indonesia bahkan juga dari luar negeri,” tambahnya.
dr. Robbi Asri Wicaksono, SpOG, lahir di Solo pada 1982 merupakan praktisi medis vaginismus komprehensif pertama di Indonesia yang berpraktik di RSIA Limijati Bandung.
Lulus dari Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri Ginekologi FK Unpad-RSHS Bandung pada tahun 2011. Pada tahun 2013, dr. Robbi mengikuti "Multimodal Treatment on Vaginismus Course" di Plastic Surgery Center Manchester New Hampshire, Amerika Serikat.
Pada tahun 2018, dr Robbi mendapatkan rekor MURI sebagai "Dokter Penggiat Vaginismus Pertama di Indonesia." Menjadi pembicara ilmiah vaginismus baik di dalam maupun luar negeri, di antaranya kongres vaginismus pertama di Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Univerisiti Kebangsaan Malaysia, OGSM (Obstetrical and Gynecological Society of Malaysia), serta Asia-Oceania Federation for Sexology.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara




