Enak Tapi Enggak Baik Untuk Kesehatan, Ini 5 Bahaya Sering Mengonsumsi Boba

AKURAT.CO Boba merupakan bubble tea (teh susu mutiara) yang kini menjadi minuman familiar di Indonesia. Boba dapat menjadi toping pelengkap minuman manis untuk melepas dahaga.
Namun, perlu diketahui bahwa mengonsumsi boba secara berlebihan dapat memiliki bahaya untuk kesehatan. Untuk itu, ketahui bahaya sering mengonsumsi boba berikut ini.
5 Bahaya sering mengonsumsi boba
1. Gangguan pencernaan
Bahaya sering mengonsumsi boba yang pertama adalah dapat membuat adanya gangguan pencernaan pada seseorang.
Boba memiliki kandungan nutrisi yang rendah, terutama serat yang dapat membuat tubuh tidak mendapatkan asupan serat yang cukup. Hal ini dapat membuat tubuh tidak mendapat asupan serat yang cukup dan mengakibatkan gangguan pencernaan.
2. Memperparah masalah kulit
Selanjutnya, Bahaya sering mengonsumsi boba adalah dapat membuat parahnya masalah kulit. Boba dapat menyebabkan lonjakan insulin, yaitu hormon yang membantu menstabilkan kadar gula darah. Hal ini dapat membuat insulin melonjak sehingga timbulnya peradangan dalam kulit.
3. Gangguan kesehatan gigi dan mulut
Selanjutnya, Bahaya sering mengonsumsi boba adalah dapat menyebabkan gangguan kesehatan gigi dan mulut. Terlalu sering mengonsumsi boba dapat menyebabkan gigi berlubang. Hal ini dapat terjadi karena adanya kandungan gula dan bahan tambahan dalam boba.
4. Obesitas
Bahaya sering mengonsumsi boba selanjutnya adalah dapat meningkatkan risiko obesitas. Mengonsumsi boba dapat menyebabkan kelebihan berat badan karena adanya bahan tambahan seperti susu, sirup, krimer, perisa buatan serta berbagai bentuk lain dari gula dan ditambahkan bola kenyal alias boba.
5. Risiko penyakit lain
Terakhir, Bahaya sering mengonsumsi boba adalah dapat mneyebabkan risiko penyakit lain dalam tubuh seseorang. Kandungan pemanis buatan, pengental, dan pengawet dalam boba dapat meningkatkan risiko penyakit lain.
Zat-zat dalam boba dinilai tidak baik bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan dan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti diabetes.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


