AKURAT.CO, Anemia menjadi penyakit yang berpotensi dialami oleh perempuan haid atau perempuan hamil. Pengidap penyakit anemia tidak boleh disepelekan. Oleh karena itu, perlu mengonsumsi obat penambah darah.
Mengutip Medical News Today, Senin (23/5/2023), gejala anemia yang paling umum terjadi adalah kelelahan hingga kesulitan melakukan aktivitas.
Disusul gejala lainnya seperti sakit kepala, pusing, serta detak jantung tidak teratur, sesak napas, kulit nampak pucat, dan nyeri dada.
Meski banyak obat penambah darah yang dijual bebas, kamu bisa mengkonsumsi beberapa herbal yang diramu di rumah untuk menjadi obat penambah darah alami.
Obat Penambah Darah Alami untuk Mengatasi Anemia
Meskipun terdapat banyak obat apotek untuk menyembuhkan anemia, beberapa pengobatan rumahan juga terbukti dapat membantu mengatasi anemia.
Berikut beberapa obat penambah darah alami yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi anemia.
1. Bayam
Anemia biasanya terjadi akibat kekurangan asam folat dalam darah ketika aliran darah tidak dapat menghasilkan hemoglobin sebanyak yang tubuh kamu butuhkan. Situasi medis seperti itu dapat kamu tangani dengan mengonsumsi bayam secara teratur.
Sayuran hijau ini adalah sumber alami vitamin B12, asam folat, dan nutrisi penting lainnya. Sayuran sehat ini dapat menunjukkan manfaatnya jika kamu mengonsumsinya secara rutin.
2. Vitamin C
Anemia cenderung dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga membuat kamu lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit radang. Dosis vitamin C yang cukup dapat membantu melindungi tubuh dari dalam dan juga dapat membantu penyerapan zat besi. Kamu bisa mengonsumsi jeruk atau minum segelas air lemon setiap hari.
3. Bit
Buah bit adalah salah satu sumber zat besi, magnesium, kalsium, vitamin A, dan folat terbesar.
Zat besi bekerja membantu meningkatkan jumlah produksi hemoglobin dalam darah. Hemoglobin berperan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Oleh karena itu, mengkonsumsi buah bit secara teratur dapat menjadi obat alami penambah darah.
Sebuah penelitian menemukan bahwa memberi jus bit pada remaja putri di pagi hari selama 20 hari menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan.
4. Buah Tin
Buah tin juga merupakan sumber zat besi yang baik. Selain itu, mengandung magnesium, vitamin A, dan folat. Merendam buah tin membantu mereka dicerna dengan cepat.
Buah tin dapat kamu konsumsi secara langsung sebagai obat penambah darah alami.
Selain itu, kamu juga bisa membuatnya menjadi jus yang dicampurkan dengan jeruk nipis. Berikut cara mengonsumsi buah tin.
- Cuci bersih buah tin dan jeruk nipis.
- Kupas buah tin dan ditambahkan air jeruk nipis.
- Lalu, blender hingga halus.
- Setelah itu, bisa diminum.
Namun, mengkonsumsi buah tin yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan.
Jika kamu sedang hamil, konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi buah tin.
5. Pisang
Pisang memiliki manfaat untuk menambah darah. Buah tropis yang populer ini memiliki kandungan zat besi, potasium, vitamin C, dan asam folat di dalamnya. Tubuh dapat mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dari pisang untuk membuat sel darah merah yang sehat dan meningkatkan kadar hemoglobin.
Namun, makan terlalu banyak pisang dapat meningkatkan berat badan dan hiperkalemia karena mengandung banyak kalori dan potasium. Kamu cukup memakannya saat sarapan setiap hari.
6. Vitamin B12
Vitamin B12 dapat membantu sumsum tulang bekerja lebih baik sehingga dapat menghasilkan sel darah merah yang lebih sehat. Jika tubuh kekurangan vitamin B12, tubuh akan menghasilkan sel darah merah yang tidak normal.
Sel-sel ini sering memiliki bentuk oval daripada yang bulat dan datar. Sel darah merah yang tidak berkembang sempurna juga lebih cepat mati.
Jadi, pengidap anemia dapat mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 sebagai penambah darah, seperti:
- Jeroan seperti hati sapi
- Ikan
- Daging tanpa lemak
- Telur
- Produk olahan yang terbuat dari susu
- Sereal
Untuk menyembuhkan anemia, pastikan kamu mengonsumsi daging dua hingga tiga kali setiap minggu.
7. Kurma dan Kismis
Kurma dan kismis adalah sumber zat besi dan vitamin C yang baik.
Vitamin C membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan penyerapan zat besi. Sehingga, kurma dan kismis dapat menjadi obat alami penambah darah untuk mengatasi anemia.
Kamu dapat menikmati kismis dan kurma di pagi hari dengan mengkonsumsi langsung atau menambahkannya sebagai campuran smoothie, salad, atau makanan penutup.
Namun, perlu berhati-hati karena kurma dan kismis mengandung gula yang tinggi dan dapat meningkatkan kadar gula darah.
8. Jus Delima Putih
Salah satu rasa yang tidak nyaman saat mengalami anemia adalah sakit kepala atau pusing. Rasa tidak nyaman tersebut terjadi saat seseorang beraktivitas terlalu berat.
Cobalah untuk minum jus delima putih sebagai ramuan atau obat penambah darah alami.
Caranya, pisahkan dan peras 150 gram daging buah delima putih dengan menggunakan saringan kain.
Tambahkan 2 sendok makan air jeruk nipis, segelas air dingin, dan 1 sdm madu. Minumlah obat penambah darah alami ini setiap seminggu sekali.
9. Jus Selada Air dan Lobak
Ramuan atau racikan atau obat penambah darah alami selanjutnya adalah jus selada air dan lobak. Kedua sayuran ini kaya akan zat besi dan vitamin D.
Untuk mempersiapkan jus sayuran ini, siapkan 5 ikat selada air dan 3 buah lobak.
Cuci hingga bersih dan potong-potong. Masukkan semua bahan ke blender dengan satu gelas air.
Agar lebih segar, tambahkan perasan lemon dan madu ke dalam campuran sayuran di atas. Sajikan dingin.
10. Teh Jelatang
Teh jelatang atau dikenal sebagai urtica dioica ini kerap kali dikenal sebagai tanaman gulma di pekarangan.
Namun, siapa sangka jika jelatang bisa menjadi jamu atau obat penambah darah alami?
Daun tanaman jelatang bercabang dan tampak seperti daun mint. Ketika disentuh, daun ini seringkali memberi sensasi gatal dan terbakar pada kulit.
Meski demikian daun ini memiliki berbagai macam khasiat.
Mulai dari membantu mengatasi radang sendi, membantu mengatasi tekanan darah tinggi, hingga membantu menjadi obat penambah darah alami.
11. Kacang Hijau
Dalam kacang hijau terdapat kandungan zat besi, asam folat, vitamin C, vitamin A, vitamin B6, kalsium, magnesium, dan natrium. Semua zat tersebut membuat mengatasi masalah kurang darah.
12. Jambu biji
Jambu biji diyakini dapat meningkatkan produksi darah. Buah ini kerap dijadikan makanan pendamping bagi penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) untuk meningkatkan trombosit karena zat besinya tinggi.
13. Buah naga
Buah yang kaya antioksidan ini juga penuh dengan zat besi. Ada pula kandungan tinggi untuk fosfor dan kalium.
Itulah obat penambah darah alami yang bisa kamu coba untuk membantu atasi anemia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





