AKURAT.CO, Kebanyakan orang yang mengalami keracunan, yaitu karena faktor makanan yang dimakan telah terkontaminasi virus, bakteri, atau organisme jahat lainnya. Saat kamu keracunan makanan, kemungkinan kamu akan mengalami beberapa ciri-ciri keracunan makanan yang sudah kamu cerna.
Dilansir pada laman halodoc, Rabu (18/1/2023), dr. Rizal Fadli menjelaskan, makanan dapat terkontaminasi karena adanya bakteri, parasit, atau virus yang dapat membahayakan tubuh manusia.
"Meski kamu mengonsumsi buah dan sayuran, jika makanan-makanan tersebut telah rusak, itu akan menyebabkan keracunan makanan", kata dia.
Pada umumnya, keracunan makanan bukanlah suatu kondisi kritis yang dialami manusia.
Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kondisi yang sangat membahayakan hingga membutuhkan penanganan khusus dari dokter yang berpengalaman.
Setelah dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (18/1/2023), terdapat beberapa gejala yang bersangkutan dengan keracunan makanan dan harus kamu waspadai.
10 ciri-ciri keracunan makanan
1. Sakit perut melilit
Nyeri pada perut akan terasa di sekitar bawah tulang rusuk atau di atas panggul. Ciri-ciri keracunan makanan yang satu ini, organisme dapat berbahaya karena menghasilkan racun yang mengiritasi lapisan lambung dan usus.
Hal tersebut juga mengakibatkan peradangan di perut, sehingga perut akan terasa nyeri dan melilit. Kemungkinan, bagi penderita keracunan makanan akan merasakan kram pada perut. Biasanya disebabkan karena otot perut sedang berkontraksi untuk menyingkirkan organisme berbahaya dari usus.
2. Diare
Penyakit diare memang cukup umum dirasakan banyak orang. Diare bisa saja menjadi tanda-tanda bahwa kamu sedang keracunan makanan. Dapat dilihat dari fases yang lebih encer dari biasanya, bahkan bisa melakukan buang air besar lebih dari tiga kali selama sehari.
Diare yang menandakan keracunan, dapat disertai dengan darah dan lendir pada fases. Kalau kamu dalam kondisi ini, segera datang ke dokter untuk melanjutkan pemeriksaan yang lebih baik.
3. Mual dan muntah
Ciri-ciri keracunan makanan selanjutnya, yaitu merasakan mual hingga muntah berkali-kali. Mual akan dirasakan selama 1-8 jam setelah mengonsumsi makanan yang dirasa telah terkontaminasi.
Jika terjadi muntah, tandanya racun yang sudah masuk ke dalam tubuh akan dikeluarkan dengan cara muntah. Setelah muntah, tubuh akan lebih baik. Kalau kamu tidak lekas membaik, maka perlu berkonsultasi dengan dokter.
4. Demam tinggi
Ciri-ciri keracunan makanan juga menyebabkan suhu tubuh naik menjadi lebih dari 38 derajat celcius, berarti dalam tubuh kamu terdapat senyawa pirogen yang akan dilepaskan oleh sistem imun.
Zat tersebut dilepaskan oleh sistem kekebalan atau bakteri yang sudah masuk ke dalam tubuh dari makanan.
5. Badan lemah
Tubuh akan terasa lelah, tidak memiliki tenaga, hingga membuat tubuh menjadi lemah. Hal ini umum terjadi, saat kamu memakan makanan yang sudah terkontaminasi oleh bakteri.
6. Tidak memiliki nafsu makan
Saat kamu dalam kondisi keracunan makanan, biasanya akan kehilangan nafsu makan. Sistem pencernaan terasa tidak enak dan mual saat mencoba makan. Makanan yang dicoba untuk masuk ke dalam tubuh, akan dikeluarkan kembali dengan cara muntah.
7. Nyeri pada sendi dan otot
Nyeri yang terjadi dapat disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang telah aktif. Sehingga tubuh akan terasa sensitif dan nyeri pada beberapa bagian.
8. Sakit kepala
Saat kamu mengalami diare dan juga muntah-muntah, pastinya kepala kamu akan terasa sakit. Hal ini dapat terjadi karena kamu dalam kondisi dehidrasi. Jadi, disarankan kamu tetap mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup.
9. Menggigil
Saat kamu mengalami demam, tubuh akan merasakan menggigil. Tandanya, reaksi otot sedang berkontraksi lebih cepat dan menghasilkan panas.
10. Tidak enak badan
Ciri-ciri keracunan makanan terakhir yaitu tidak enak badan yang disebut juga sebagai meriang. Kondisi yang satu ini, memang menjadi hal umum yang sering dirasakan oleh banyak orang.
Namun kondisi meriang saat sedang keracunan, berarti kamu sedang mengalami gejala lainnya seperti mual, muntah, lemah, dan sebagainya.
Cara mengatasi kondisi keracunan makanan
Keracunan makanan memang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, ada beberapa cara untuk kamu lakukan sendiri saat sedang di rumah dan mengalami beberapa ciri-ciri keracunan makanan di atas.
- Pastikan istirahat dalam waktu yang cukup.
- Perbanyak konsumsi air putih.
- Jangan mencoba minum obat anti muntah, kecuali jika kamu dalam kondisi dehidrasi yang parah.
- Cobalah minum obat anti daire.
- Coba makan makanan yang padat seperti sereal kering, biskuit, dan lainnya.
- Terapkan pola hidup sehat dan bersih, agar terhindar dari keracunan makanan.
Apabila kondisi kamu semakin buruk, cobalah minta bantuan dari ahlinya. Jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter dan bertanya langsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 6Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 7Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa





