Gangguan Kecemasan Umum Membuat Penderita Rasakan Kecemasan Dalam Waktu Lama

AKURAT.CO Cemas adalah perasaan gugup atau gelisah. Biasanya orang akan mengalami rasa cemas ketika berhadapan dengan situasi tertentu.
Rasa cemas merupakan reaksi alami tubuh terhadap stres, yang sebenarnya bermanfaat untuk membuat kita menjadi lebih berhati-hati dan waspada.
Namun, rasa cemas bisa menjadi tidak sehat jika muncul secara berlebihan, sulit dikontrol, atau mengganggu aktivitas sehari-hari dan menjadi gangguan kesehatan mental / mental health.
Gangguan kecemasan merupakan salah satu gangguan mental yang serius. Kondisi ini dapat disebabkan oleh adanya masalah pada fungsi otak yang mengatur rasa takut dan emosi.
Dikutip dari laman Everyday Health, ada beberapa faktor yang dapat membuat seseorang lebih berisiko terkena gangguan kecemasan, antara lain:
Pengalaman negatif yang menyebabkan stres atau trauma psikologis
Keturunan
Gangguan kepribadian
Efek samping obat atau zat tertentu, termasuk kafein dan narkoba
Penyakit tertentu, seperti gangguan irama jantung dan penyakit tiroid
Ada beberapa jenis gangguan kecemasan, salah satunya gangguan kecemasan umum atau menyeluruh (GAD).
Gangguan kecemasan ini membuat penderita gangguan kesehatan mental merasakan cemas secara berlebihan yang menetap dalam waktu lama, biasanya hingga lebih dari 6 bulan.
Penderita GAD akan sangat mengkhawatirkan banyak hal, misalnya keuangan, kesehatan, atau pekerjaan.
Seseorang yang menderita gangguan kecemasan umum biasanya tidak bisa fokus pada suatu hal, sulit berkonsentrasi, dan tidak bisa merasa santai.
Pada beberapa kasus, rasa cemas ini bisa begitu berat hingga menimbulkan depresi.
Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh penderita GAD, dilansir dari laman Psych Central
Gemetar dan keringat dingin
Otot tegang
Pusing dan sakit kepala
Mudah marah
Susah tidur
Dada berdebar-debar
Sering merasa lelah
Sesak napas
Sering ingin buang air kecil
Tidak nafsu makan
Pengobatan untuk gangguan kecemasan umum bisa ditempuh dengan dua cara, yakni melalui psikoterapi dan pemberian obat-obatan psikotropika atau obat penenang.
Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, GAD dapat berdampak buruk dan mengurangi kualitas hidup penderitanya.
Oleh karena itu, jika kamu mengalami rasa cemas yang berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari dalam jangka waktu lama, segerala periksa ke dokter spesialis kesehatan jiwa atau psikolog.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




