Mengenal Dua Jenis Obat Flutamol yang Mudah Didapatkan

AKURAT.CO Mungkin kamu sering ditawari obat flutamol? Padahal kamu tidak tahu jenis dan kegunaan dari obat ini?
Flutamol adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin disertai batuk.
Dikutip dari laman Honest Docs, flutamol mengandung acetaminophen/paracetamol (obat yang memiliki aktivitas sebagai antipyretic sekaligus analgetic), guaiphenesin/ glyceryl guaiacolate (obat batuk yang termasuk ekspektoran), phenylpropanolamine (obat nasal decongestan yang merupakan stereoisomer dari norephedrine), dan chlorpheniramine maleate (obat alergi golongan antihistamin generasi pertama).
Dikutip dari laman Halodoc, flutamol mempunyai 2 sediaan yaitu tablet dan sirup.
Pada flutamol tablet mempunyai kandungan paracetamol 500 mg, glyceryl guaiacolate 50 mg, phenylpropanolamine HCl 15 mg.
Sedangkan, pada flutamol sirup mengandung Paracetamol 125 mg, glyceryl guaiacolate 12.5 mg, phenylpropanolamine HCl 3.5 mg, chlorpheniramine maleate 0.5 mg, vit C 25 mg.
Flutamol Tablet
Golongan: Obat Bebas Terbatas
Kelas Terapi: Analgetik, Antipiretik, Antihistamin, antitusif
Kandungan: paracetamol 500 mg, glyceryl guaiacolate 50 mg, phenylpropanolamine HCl 15 mg
Bentuk: Kaplet
Satuan Penjualan: Strip
Kemasan: 1 Strip @ 10 Kaplet
Flutamol Sirup
Golongan: Obat Bebas Terbatas
Kelas Terapi: Analgetik, Antipiretik, Antihistamin, antitusif
Kandungan: paracetamol 125 mg, glyceryl guaiacolate 12.5 mg, phenylpropanolamine HCl 3.5 mg, chlorpheniramine maleate 0.5 mg, vitamin C 25 mg
Bentuk: Sirup
Satuan Penjualan: Botol
Kemasan: Botol 60 mL
Efek Samping Flutamol
Efek samping yang mungkin terjadi apabila mengkonsumsi obat flutamol adalah terjadinya ruam kulit dan gatal-gatal, mual dan muntah, sesak nafas, pembengkakkan dimata bibir atau wajah.
Kontraindikasi
Pasien yang memiliki penurunan fungsi hati, pasien yang hipersensitif terhadap satu atau lebih dari komponen flutamol
Interaksi Obat
Metoclopramide dapat meningkatkan efek analgetik dari paracetamol, carbazepine, fenobarbital dan fentolin dapat meingkatkan resiko kerusakan hati, warfarin dapat terjadi resiko pendarahan, obat obat MAO inhibitor dapat meningkatkan tekanan darah.
Melihat dari efek samping, kontraindikasi dan interaksi obat, obat ini harus sesuai dengan resep dokter atau konsumsi obat ini harus dibawah pengawasan dokter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional



