AKURAT.CO Bisa dihadapi semua usia dan semua kalangan, depresi yang tidak tertangani dengan baik dapat mengarah ke recurrent atau depresi berulang hingga bisa berakhir pada bunuh diri.
Direktur Rumah Sakit Sanatorium Dharmawangsa, dr. Richard Budiman, Sp.KJ (K), mengatakan, terkait masalah depresi, anestesi dan nyeri, dibutuhkan obat yang lebih efektif, seperti obat antidepresan Duloxetine.
Duloxetine adalah golongan obat antidepresan SNRI (Selektif Serotonin Norephinefrine Reuptake Inhibitor). Menurut psikiater Richard, Duloxetine adalah SNRI pertama yang terbukti efektif untuk pengobatan baik secara fisik, maupun komponen emosi seperti cemas dan depresi.
"Duloxetine dapat menghambat kedua neuratransmiter baik serotonin maupun norepinephrin," katanya kepada AkuratHealth, saat peluncuran Duloxta, di Hotel Pulman, Jakarta Pusat, Jumat, (22/11).
Artinya, Duloxetine dianggap lebih efektif dibandingkan antidepresan lainnya karena mekanisme kerja Duloxetine bekerja "double action" untuk memperbaiki mood yang berkolerasi pada nyeri, hingga meningkat energi dan konsentrasi pada pasien depresi.
Dengan teknologi formulasi delayed released capsule, pasien dimudahkan dalam masa pengobatan dengan meminum obat sekali sehari. Sehingga, dapat menjaga kestabilan mood maupun gejala lainnya yang timbul akibat depresi.
Dokter Richard, mengingatkan di seluruh dunia ada sekitar 800 ribu orang yang meninggal karena bunuh diri. Depresi yang tidak ditangani dengan baik, bisa berujung pada bunuh diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 8Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR



