AKURAT.CO, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Muslim, menyatakan, pihaknya menempatkan seorang dokter di setiap posko mudik Lebaran selama 24 jam di semua titik posko di kabupaten/kota di provinsi ini.
"Di setiap daerah itu kan setidaknya ada sekitar tiga titik posko terpadu pemantau mudik Lebaran, masing-masingnya kita tempatkan seorang dokter untuk membantu aktivitas di sana," ucapnya saat meninjau posko mudik di terminal KM-6 Banjarmasin, Selasa, (4/6).
Seperti halnya dititik posko di daerah Banjarmasin ini ada di terminal KM-6 Banjarmasin dan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, penempatan dokter sejak H-7 hingga H+7.
"Kedua titik posko terpadu pemantau arus mudik lebaran Idul Fitri 1440 Hijrah ini ada ditempatkan dokter, mereka saling bergiliran jaga selama 24 jam ada di posko," ucap Muslim.
Untuk dokter jaga di posko mudik itu, ungkap dia, bukan dokter spesialis, melainkan dokter umum.
Sejauh ini, kata dia, tidak ada hal-hal yang genting ditangani para dokter jaga di posko mudik Lebaran tersebut, hanya periksa kesehatan ringan saja yang diminta para penumpang.
"Paling periksa tensi darah, minta obat karena mabuk di perjalanan, tidak ada hal yang genting, moga terus demikian hingga akhir mudik dan balik Lebaran nanti," tuturnya.
Muslim mengungkapkan, untuk dokter yang bertugas membantu aktivitas di posko Lebaran ini memang sudah ada mekanismenya.
"Bahkan mereka bisa bertugas saat hari H Lebaran nanti, tapi itulah tugas mulia," ujarnya.
Dia pun menyampaikan kepada pemudik agar memanfaatkan adanya pelayanan gratis cek kesehatan di setiap posko mudik tersebut, sehingga perjalanan pulang kampungnya lancar bisa dengan selamat.
"Kalau lelah, jangan dipaksakan jalan terus. Istirahat di posko-posko yang ada, minta cek kesehatan, khususnya yang pakai motor," ujarnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





